kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.810.000   -40.000   -1,40%
  • USD/IDR 16.991   62,00   0,37%
  • IDX 7.097   -67,03   -0,94%
  • KOMPAS100 977   -12,33   -1,25%
  • LQ45 719   -12,76   -1,74%
  • ISSI 250   -1,82   -0,73%
  • IDX30 391   -7,50   -1,88%
  • IDXHIDIV20 489   -9,60   -1,93%
  • IDX80 110   -1,54   -1,38%
  • IDXV30 134   -2,11   -1,54%
  • IDXQ30 128   -2,18   -1,68%

Tarif listrik naik, pemerintah yakin industri tetap tumbuh sekitar 7%


Rabu, 17 Agustus 2011 / 13:28 WIB
Tarif listrik naik, pemerintah yakin industri tetap tumbuh sekitar 7%
ILUSTRASI. Sejumlah mobil memasuki pintu Tol Trans Sumatera ruas Dumai-Pekanbaru


Reporter: Herlina KD | Editor: Edy Can

JAKARTA. Menteri Perindustrian MS Hidayat sudah setuju ada kenaikan tarif dasar listrik bagi industri sebesar 10% tahun depan. Dia mengatakan, subsidi listrik bagi kalangan industri mau tidak mau harus dihapuskan.

"Saya sudah memberitahu mereka (pelaku) industri sekarang bahwa tahun depan TDL akan naik," katanya seusai upacara peringatan kemerdekaan RI ke-66 di Istana Merdeka Rabu (17/8).

Meski TDL naik, Hidayat optimis industri manufaktur masih bisa tumbuh minimal 6,5% tahun depan. Alasannya, komitmen investasi dari berbagai perusahaan besar sudah mulai berjalan akibat kebijakan tax allowance dan tax holiday yang baru saja diterbitkan pemerintah.

Catatan saja, pemerintah berencana mengurangi anggaran subisidi listrik pada tahun 2012 nanti. Jika dalam APBNP 2011 pemerintah menetapkan anggaran subsidi listrik sebesar Rp 65 triliun, dalam RAPBN 2012, pemerintah menurunkan anggaran subsidi listrik menjadi hanya Rp 45 triliun.

Menteri Keuangan Agus Martowardojo mengatakan konsekuensi dari penurunan anggaran subsidi listrik ini, maka tahun depan pemerintah akan menaikkan TDL sebesar 10% dan menurunkan margin PLN dari 8% menjadi 7%.

Selain itu, Agus menambahkan, rencananya pemerintah akan menaikkan TDL paling lambat pada April 2012 mendatang. "(TDL) akan dinaikkan secara proporsional, tapi Rumah Tangga Miskin (RTM) tidak akan dinaikkan," katanya saat konferensi pers, Selasa (16/8).

Hingga kuartal II tahun ini, sektor industri manufaktur sudah tumbuh 6,61%. Dengan kondisi ekonomi domestik yang cukup baik dan diterbitkannya aturan tax holiday dan revisi Peratutan Pemerintah Nomo 62 Tahun 2008 tentang Kebijakan Industri Nasional, Hidayat optimis pada kuartal III nanti sektor industri manufaktur bisa tumbuh 7%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Financial Statement in Action

[X]
×