Reporter: Nurtiandriyani Simamora | Editor: Noverius Laoli
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa optimistis pertumbuhan ekonomi pada kuartal I-2026 berada di kisaran 5,5%-6%.
Hal ini seiring dengan akselerasi belanja Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang ditargetkan mencapai Rp 809 triliun pada kuartal I guna menjaga momentum pertumbuhan ekonomi pada awal tahun.
Purbaya mengatakan, pertumbuhan ekonomi 2025 akan dipertahankan momentumnya untuk mencapai level yang lebih tinggi pada 2026.
“Proyeksi pertumbuhan Kuartal I-2026 mencapai sekitar 5,5%–6% dan full year 2026 kalau di APBN kan 5,4%, tapi kita akan dorong ke 6% juga,” ujar Purbaya dalam konferensi pers APBN 2026 Edisi Februari, Senin (23/2/2026).
Baca Juga: Kemenkeu Optimistis Ekonomi Tumbuh 5,1% pada Kuartal III-2025, Ini Pendorongnya
Pemerintah memastikan akselerasi belanja negara di Kuartal I-2026 akan didorong sejumlah program prioritas.
Di antaranya percepatan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan anggaran Rp 62 triliun, pembayaran tunjangan hari raya (THR) bagi ASN/TNI/Polri sebesar Rp 55 triliun, program penanganan bencana Sumatra Rp 6 triliun, serta paket stimulus Kuartal I sebesar Rp 15 triliun.
“Belanja akan didorong oleh percepatan progres Makan Bergizi Gratis (MBG), pembayaran THR ASN/TNI/Polri, program penanganan bencana Sumatera, serta paket stimulus Kuartal I. Saya harap itu mendorong ekonomi di triwulan pertama 2026 ini,” jelasnya.
Selain itu, faktor musiman seperti libur Imlek dan Lebaran serta kebijakan work from anywhere (WFA) juga diperkirakan meningkatkan mobilitas dan aktivitas ekonomi masyarakat pada awal tahun.
Baca Juga: Menkeu Purbaya Optimistis Ekonomi Indonesia Mengalami Fase Ekspansi Hingga 2033
Untuk memperkuat konsumsi dan investasi, pemerintah juga akan membangun 30.000 Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dengan anggaran Rp 90 triliun yang bersumber dari APBN dan Danantara.
Selain itu, pembangunan 190.000 unit rumah dengan nilai investasi Rp 20 triliun juga akan digulirkan dari APBN 2026 dan Danantara.
Tak hanya itu, pemerintah akan melakukan groundbreaking proyek hilirisasi Danantara senilai US$ 7 miliar atau setara Rp 110 triliun.
Dalam rangka menjaga daya beli masyarakat selama Ramadan dan Idul Fitri, pemerintah juga menyiapkan berbagai stimulus, antara lain diskon transportasi sebesar Rp 0,92 triliun, bantuan pangan Rp 14,09 triliun, serta pembayaran THR ASN/TNI/Polri sebesar Rp 55 triliun.
Baca Juga: Menkeu Purbaya Optimistis Ekonomi RI Tumbuh 5,5% di Kuartal IV 2025
“Hal-hal tersebut menjadi langkah konkret pemerintah untuk memastikan mobilitas masyarakat tetap terjangkau, aktivitas ekonomi meningkat, dan momentum pertumbuhan ekonomi terakselerasi selama periode Hari Raya dan triwulan pertama 2026. Ini semua dijalankan dengan tetap menerapkan prinsip kehati-hatian pengelolaan kebijakan fiskal,” tutup Purbaya.
Dengan berbagai dorongan belanja dan stimulus tersebut, pemerintah optimistis pertumbuhan ekonomi Kuartal I-2026 dapat terjaga kuat dan menjadi pijakan menuju target pertumbuhan 6% sepanjang tahun.
Selanjutnya: Intiland Luncurkan Sakha Semanan di Jakbar, Rumah Tapak Harga Rp 1,9 Miliaran
Menarik Dibaca: Promo Payday Starbucks & Chatime Tebar Diskon Spesial hingga Bundling Hemat
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













![[Intensive Workshop] Excel for Business Reporting](https://fs-media.kontan.co.id/kstore/upload/brand_images/brand_images_28012616011400.jpg)