kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.000   153,00   0,86%
  • IDX 5.941   -254,36   -4,11%
  • KOMPAS100 785   -38,94   -4,72%
  • LQ45 589   -30,28   -4,89%
  • ISSI 206   -8,52   -3,97%
  • IDX30 334   -15,73   -4,50%
  • IDXHIDIV20 412   -15,89   -3,71%
  • IDX80 89   -4,83   -5,16%
  • IDXV30 113   -4,09   -3,48%
  • IDXQ30 108   -4,46   -3,97%

Tak ada pengadaan alutsista di 2014


Selasa, 07 Januari 2014 / 14:33 WIB
ILUSTRASI. 5 Bahan Pemicu Kanker yang Sering Ditemukan dalam Produk Kecantikan.


Reporter: Fahriyadi | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Wakil Menteri Pertahanan, Sjafrie Sjamsoeddin menjelaskan bahwa tahun 2014 ini Kementerian Pertahanan (Kemhan) tidak lagi mengeluarkan anggaran untuk membeli alat utama sistem pertahanan (alutsista).

"Dalam rencana strategis (renstra) 2010-2014 dinyatakan tahun 2014 adalah periode menerima alutsista yang kita belanjakan atau delivery," ujar Sjafrie, Selasa (7/1).

Menurutnya, belanja alutsista dalam renstra tersebut sudah dilakukan pada 2010 dan 2011 dan kegiatan itu sudah selesai.

Sjafrie melanjutkan, seluruh transaksi belanja alutsista juga sudah rampung sehingga kenaikan nilai dollar Amerika Serikat (AS) tidak lagi menjadi masalah.

"Kenaikan dollar itu terjadi setelah kami membayarkan transaksi dengan rupiah murni pendamping dan masa krusial itu sudah dilewati," katanya.

Ia juga menyatakan, kemungkinan pengadaan alutsista baru akan dilakukan pada renstra 2015-2019 mendatang.

Sekedar informasi, anggaran belanja alutsista nasional selama 2010-2014 mencapai Rp 156 triliun untuk memberi sejumlah alutsista untuk TNI AD, TNI AL, dan TNI AU.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×