Reporter: Siti Masitoh | Editor: Herlina Kartika Dewi
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Indeks Harga Konsumen (IKH) mencatatkan inflasi secara tahunan sebesar 2,88% year on year (yoy). Inflasi ini tercatat lebih rendah dari bulan sebelumnya sebesar 3,34% yoy, namun lebih tinggi dari periode sama tahun lalu yang sebesar 2,37% yoy.
Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Ateng Hartono membeberkan, berdasarkan kelompok pengeluaran, inflasi tahunan utamanya didorong oleh kelompok makanan, minuman, dan tembakau sebesar 2,97% yoy dengan andil inflasi sebesar 0,87% yoy, diikuti kelompok transportasi sebesar 5,12% yoy dengan andil inflasi 0,62% yoy, dan kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 9,04% yoy dengan andil inflasi 0,61% yoy.
“Pada kelompok makanan, minuman dan tembakau didorong oleh komponen ikan segar, minyak goreng, beras, sigaret kretek mesin (SKM), daging ayam ras, cabai merah, daging sapi, dan sigaret kretek tangan (SKT),” tutur Ateng dalam konferensi pers, Senin (3/8/2026).
Baca Juga: Inflasi Kelompok Transportasi dan Pendidikan Menahan Laju Deflasi Bulanan Juli 2026
Untuk kelompok transportasi didorong oleh bensin, tarif angkutan udara, mobil, pelumas atau oli mesin, dan sepeda motor.
Sedangkan kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya, didorong oleh komoditas emas dan perhiasan.
Berdasarkan komponen, seluruh komponen mengalami inflasi, dengan andil inflasi oleh komponen inti sebesar 2,76% yoy, diikuti komponen harga diatur pemerintah 3,58% yoy dan komponen bergejolak 2,52% yoy. Pada komponen inti, inflasi utamanya didorong oleh kenaikan harga emas perhiasan, minyak goreng, nasi dengan lauk, telepon seluler, dan biaya akademi/perguruan tinggi.
Baca Juga: PMI Manufaktur Asia Tenggara Menguat ke 52,8 pada Juli 2026
Sedangkan komponen harga diatur pemerintah, didorong oleh bensin, tarif udara, SKM, dan bahan bakar rumah tangga. Serta komponen harga bergejolak didorong oleh beras, daging ayam ras, cabai merah, dan daging sapi.
Seluruh provinsi tercatat mengalami inflasi tahunan, dengan inflasi tertinggi terjadi di Papua Barat sebesar 5,47% yoy, dan inflasi terendah terjadi di Papua Selatan sebesar 1,46% yoy.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













![[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI](https://fs-media.kontan.co.id/kstore/upload/brand_images/brand_images_22072614202900.jpg)
