kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.540.000   -10.000   -0,39%
  • USD/IDR 18.097   17,00   0,09%
  • IDX 5.439   51,35   0,95%
  • KOMPAS100 703   6,01   0,86%
  • LQ45 547   2,49   0,46%
  • ISSI 186   3,05   1,66%
  • IDX30 306   1,13   0,37%
  • IDXHIDIV20 403   3,67   0,92%
  • IDX80 81   0,56   0,70%
  • IDXV30 112   1,52   1,37%
  • IDXQ30 102   0,58   0,58%

Gedung DKI akan dipasang penangkis serangan udara


Jumat, 01 November 2013 / 15:00 WIB
ILUSTRASI. PT Supra Boga Lestari Tbk merilis konsep supermarket metaverse di gerai Pasarina by Ranch Market di Sarinah. 


Reporter: Dikky Setiawan | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Budiman mengatakan, pihaknya akan memasang sejumlah Alat Utama Sistem Persenjataan (Alutsista) atau Senjata Penangkis Serangan Udara di atas sejumlah gedung tinggi di Jakarta.

"Pada gedung tinggi bisa digunakan gedung yang ditentukan tempatnya bisa buat rata, sehingga bisa ditempatkan senjata penangkis udara," ujar Budiman di Silang Monas, Jakarta, Jumat (1/11/2013).

Tidak hanya Senjata Penangkis Serangan Udara, diharapkan di gedung-gedung tertentu dapat juga digunakan sebagai zona pendaratan helikopter logistik yang membawa alat berat seperti radar dan sebagainya.

"Sehingga gedung tinggi ini harus dibuat kokoh, bisa dilandasi helikopter radar dan penembakan penangkis serangan udara," tutur Budiman.

Rencana membangun sistem pertahanan di tempat-tempat strategis di Ibukota lantaran DKI Jakarta sebagai pusat dari perekonomian, pemerintahan, perindustrian dan keuangan.

"Jadi perang masa depan tidak seperti dulu, di hutan atau ditentukan di suatu daerah. Oleh sebab itu, Jakarta sebagai pusat pemerintahan perlu dijaga," ucap Budiman.

Dalam rangka mewujudkannya, Budiman mengaku telah melakukan kerjasama dengan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo terkait tata ruang wilayah pertahanan di Jakarta. Tidak hanya di Jakarta, Budiman menjelaskan penempatan alat pertahanan juga dilakukan di beberapa daerah lain dengan menyesuaikan kontur wilayah. (Nicolas Timothy/Tribunnews.com)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×