Reporter: Siti Masitoh | Editor: Herlina Kartika Dewi
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Indeks Harga Konsumen (IHK) mencatatkan deflasi bulanan sebesar 0,14% month to month (mtm) pada Juli 2026, lebih rendah dari bulan sebelumnya yang mencatatkan inflasi sebesar 0,44% mtm.
Sementara itu, inflasi tahun kalender tercatat sebesar 1,65% year to date (ytd), lebih rendah dari bulan sebelumnya yang sebesar 1,79% ytd. Serta inflasi tahunan tercatat sebesar 2,88% year on year (yoy), atau lebih rendah dari bulan sebelumnya yang sebesar 3,34% yoy.
Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Ateng Hartono membeberkan, adapun pendorong terjadinya deflasi pada Juli 2026 adalah terutama disebabkan kelompok makanan, minuman dan tembakau yang mencatatkan deflasi sebesar 0,89% mtm, dengan andil deflasi 0,26% mtm.
Baca Juga: PMI Manufaktur RI Kembali Ekspansi pada Juli 2026, Pemulihan Sektor Industri Bertahap
“Kelompok tersebut memberikan andil deflasi sebesar 0,26%,” tutur Ateng dalam konferensi pers, Senin (3/8/2026).
Adapun komoditas yang dominan mendorong deflasi kelompok tersebut adalah bawang merah dengan andil deflasi 0,11% mtm, cabai merah dan cabai rawit dengan andil deflasi masing-masing 0,06% mtm, telur ayam ras dan tomat dengan andil deflasi masing-masing 0,03% mtm, serta jeruk dengan andil deflasi 0,02% mtm.
Selain itu, kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya juga mencatatkan deflasi sebesar 0,89% mtm, dengan andil deflasi sebesar 0,06% mtm.
“Deflasi pada kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya, terutama didoorng oleh deflasi pada emas perhiasan sebesar 3,58%, dan memberikan andil deflasi 0,08%,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Ateng membeberkan, kelompok transportasi dan pendidikan menyumbang andil inflasi yang cukup signifikan.
Untuk kelompok transportasi mengalami inflasi sebesar 0,52% mtm, dengan andil inflasi 0,06% mtm. Sedangkan pendidikan mengalami inflasi sebesar 0,55% mtm, dengan andil inflasi sebesar 0,03% mtm.
Baca Juga: Inflasi Juli 2026 Diprediksi Melandai, Berikut Faktor Pendorongnya
Komoditas yang dominan memberikan andil inflasi pada kelompok transportasi adalah bensin dengan andil inflasi 0,08% mtm, sepeda motor dengan pelumas atau oli mesin dengan andil inflasi masing-masing 0,01% mtm.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













![[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI](https://fs-media.kontan.co.id/kstore/upload/brand_images/brand_images_22072614202900.jpg)
