kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.837.000   27.000   0,96%
  • USD/IDR 16.991   62,00   0,37%
  • IDX 7.097   -67,03   -0,94%
  • KOMPAS100 977   -12,33   -1,25%
  • LQ45 719   -12,76   -1,74%
  • ISSI 250   -1,82   -0,73%
  • IDX30 391   -7,50   -1,88%
  • IDXHIDIV20 489   -9,60   -1,93%
  • IDX80 110   -1,54   -1,38%
  • IDXV30 134   -2,11   -1,54%
  • IDXQ30 128   -2,18   -1,68%

Susi: Kapal patroli TNI AL yang jalan hanya 10


Rabu, 05 November 2014 / 23:21 WIB
Susi: Kapal patroli TNI AL yang jalan hanya 10
ILUSTRASI. Ucapan selamat Pagerwesi 2023. 


Sumber: Kompas.com | Editor: Uji Agung Santosa

JAKARTA. Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti "curhat" ke sejumlah anggota DPD RI saat rapat kerja di Gedung Nusantara II, Ruang GBHN, Rabu (5/11/2014). Pada Rabu pagi, dirinya menggelar rapat koordinasi dengan Polri dan TNI di kantor kementeriannya. 

Dirinya mengaku menerima laporan tidak menyenangkan soal armada patroli di perairan Indonesia. "Angkatan Laut punya kapal patroli ada 70, tetapi yang bisa jalan hanya 10," ujar Susi. 

Seisi ruangan tertawa mendengar pernyataan Susi. "Itu pun satu hari hanya beroperasi 30 persen saja dari yang jalan itu," lanjut Susi. 

Polri, lanjut Susi, tidak lebih baik. Dari 490 kapal patroli, yang beroperasi hanya separuhnya. Itu pun hanya beroperasi dua jam sehari, dan hanya 10 hari dalam satu bulannya. 

Atas kondisi demikian, Susi pun bertanya-tanya soal rencana penambahan kapal patroli. Menurut dia, pengadaan kapal patroli hanya akan membuang-buang anggaran. 

"Saya memohon kepada parlemen kalau kayak begitu. Bapak dan ibu harusnya tidak setujui anggaran penambahan kapal," lanjut Susi.(Fabian Januarius Kuwado)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×