kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.863.000   45.000   1,60%
  • USD/IDR 17.144   14,00   0,08%
  • IDX 7.676   175,76   2,34%
  • KOMPAS100 1.063   25,24   2,43%
  • LQ45 764   17,96   2,41%
  • ISSI 277   5,37   1,98%
  • IDX30 406   7,07   1,77%
  • IDXHIDIV20 492   5,61   1,15%
  • IDX80 119   2,81   2,42%
  • IDXV30 137   1,27   0,94%
  • IDXQ30 130   1,67   1,30%

Susi: 13 kapal ikan asing terpantau dari satelit


Jumat, 19 Desember 2014 / 07:34 WIB
ILUSTRASI. Pemerintah memberikan relaksasi ekspor konsentrat mineral untuk 5 badan usaha.


Sumber: Kompas.com | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, Kamis (18/12/2014), mengatakan pantauan satelit Automatic Identification System (AIS) mendapati 13 kapal asing diduga mencari ikan secara ilegal di perairan Indonesia.

“Mereka belum tertangkap. Kami menangkap mereka di satelit, tengah melakukan operasi. Mereka eks Taiwan, eks China. Kalau tertangkap AIS berarti (ukuran kapal) di atas 300 gross ton,” ujar Susi.

Susi sangat berharap, kapal-kapal yang terpantau satelit AIS itu segera bisa ditangkap oleh TNI AL. “Tentu kami mohon Bapak Presiden, segera memerintahkan Panglima dan Kepala Staf AL untuk segera menangkap kapal-kapal tersebut,” ujar dia.

Sebanyak sembilan dari 13 kapal yang tertangkap satelit AIS beroperasi di Laut Arafuru. Ketigabelas kapal tersebut adalah sebagai berikut:

1. Goang Shing Lih No 6

2. Shin Jyi Chyuu No 36

3. Zhen Yuan Yu 805

4. Zhen Yuan Yu 817

5. Zhen Yuan Yu 805

6. Zhen Yuan Yu 808

7. Zhen Yuan Yu 818

8. Jin Yu Cheng

9. Yi Feng No.682

10. Ju Rong Yu 6

11. Zhen Yuan Yu 809

12. Zhen Yuan Yu 819

13. Fu Yuan Yu 383

(Estu Suryowati)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×