kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.594.000   2.000   0,08%
  • USD/IDR 17.940   22,00   0,12%
  • IDX 5.936   -157,61   -2,59%
  • KOMPAS100 766   -19,95   -2,54%
  • LQ45 591   -10,76   -1,79%
  • ISSI 206   -6,62   -3,11%
  • IDX30 330   -4,72   -1,41%
  • IDXHIDIV20 423   -4,31   -1,01%
  • IDX80 88   -2,12   -2,37%
  • IDXV30 116   -0,86   -0,74%
  • IDXQ30 108   -1,04   -0,95%

Surplus Neraca Dagang RI Diproyeksi Naik Jadi US$ 1 Miliar pada Mei 2026


Selasa, 30 Juni 2026 / 18:54 WIB
Surplus Neraca Dagang RI Diproyeksi Naik Jadi US$ 1 Miliar pada Mei 2026
ILUSTRASI. PT IPC Terminal Peti Kemas (Dok/IPC TPK)


Reporter: Nurtiandriyani Simamora | Editor: Noverius Laoli

Di sisi lain, pertumbuhan ekspor diperkirakan kembali normal setelah percepatan pengiriman barang pada tahun lalu yang mengantisipasi penerapan tarif yang lebih tinggi. 

Pelemahan permintaan global, terutama dari China sebagai mitra dagang utama Indonesia, diperkirakan akan terus menekan kinerja ekspor nasional.

"Meski kondisi geopolitik di Timur Tengah menunjukkan perbaikan dalam beberapa waktu terakhir, kami menilai situasi tersebut masih rapuh. Ketidakpastian terkait perang dagang global juga masih membayangi prospek ekonomi dunia sehingga membatasi aktivitas perdagangan internasional dan permintaan eksternal," jelas Faisal.

Baca Juga: Surplus Neraca Dagang Diproyeksi Menyempit Jadi US$ 1,43 Miliar pada April 2026

Ia juga memperkirakan meredanya ketegangan Amerika Serikat dan Iran pada semester II 2026 akan menurunkan premi risiko geopolitik, sehingga harga komoditas energi, termasuk minyak dan batu bara cenderung melemah.

Namun, harga CPO diperkirakan tetap bertahan karena potensi gangguan pasokan akibat fenomena El Nino yang dapat membatasi produksi dan mengimbangi sebagian tekanan penurunan harga.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
KONTAN10.10
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×