kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.615.000   -20.000   -0,76%
  • USD/IDR 18.110   -15,00   -0,08%
  • IDX 6.040   1,68   0,03%
  • KOMPAS100 789   0,53   0,07%
  • LQ45 599   -3,49   -0,58%
  • ISSI 210   2,97   1,43%
  • IDX30 339   -1,95   -0,57%
  • IDXHIDIV20 422   -0,99   -0,24%
  • IDX80 90   0,01   0,01%
  • IDXV30 116   1,09   0,96%
  • IDXQ30 109   -0,38   -0,35%

Studi banding DPR hanyalah jalan-jalan


Selasa, 10 Mei 2011 / 22:06 WIB


Reporter: Noverius Laoli | Editor: Djumyati P.

JAKARTA. Koordinator Forum Masyarakat Pemantau Parlemen Indonesia Sebastian Salang mengatakan kecenderungan anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) melakukan studi banding ke luar negeri hanyalah akal-akalan. "Sebenarnya studi banding itu tidak ada, yang ada hanya jalan-jalan," ujar Sebastian kepada KONTAN, Selasa (10/9).

Menurut Sebastian, saat ini, DPR itu sudah tidak peduli lagi dengan seruan masyarakat. Pasalnya, tidak ada sanksi bagi mereka bila melakukan penyelewengan dari tugas studi banding ke luar negeri. "Sekarang DPR bertindak sesuka hati mereka, karena DPR punya kuasa," imbuh Sebastian.

Sebagai solusinya, Sebastian bilang, hanyalah amarah masyarakat Indonesia. "Kita tunggu saja amarah masyarakat saja, terhadap perilaku DPR ini," tegas Sebastian. Sebab, sampai saat ini tidak ada aturan yang dapat menghukum DPR yang menyeleweng dari tugas. Apalagi tugas studi banding yang tidak jelas arahnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Teori, Strategi & Taktik Penagihan Kredit/ Piutang Macet Secara Dini & Terintegrasi Serta Efisien & Efektif

[X]
×