kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.800.000   35.000   1,27%
  • USD/IDR 17.668   -8,00   -0,05%
  • IDX 6.095   -223,56   -3,54%
  • KOMPAS100 805   -27,79   -3,34%
  • LQ45 616   -14,28   -2,26%
  • ISSI 214   -11,19   -4,97%
  • IDX30 352   -8,00   -2,22%
  • IDXHIDIV20 439   -9,68   -2,16%
  • IDX80 93   -3,02   -3,15%
  • IDXV30 121   -3,14   -2,53%
  • IDXQ30 115   -2,35   -2,00%

Sri Mulyani: Bonus demografi dapat mendorong ekonomi Indonesia


Rabu, 31 Oktober 2018 / 15:51 WIB
ILUSTRASI. Menkeu Sri Mulyani


Reporter: Martyasari Rizky | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan bonus demorafi harus dapat dimanfaatkan untuk memajukan Indonesia. Apalagi populasi Indonesia lebih banyak terdiri dari segmen usia muda

"Kita ketahui, Indonesia akan terus menjadi negara yang komposisif dari generasi muda. Komposisi demografi Indonesia yang lebih banyak terdiri dari kalangan muda, yang merupakan generasi produktif," ujar Sri Mulyani, Rabu (31/10)

Sri Mulyani juga menambahkan dengan adanya mereka generasi produktif, yang biasanya saat masuk pasar tenaga kerja, generasi produktif itu akan jauh lebih kreatif dan inovatif jika dibandingkan dengan generasi sebelumnya.

"Syaratnya tentu saja, generasi muda ini harus memiiki kualitas. Maka dari itu, investasi di bidang Sumber Daya Manusia (SDM), kesehatan, juga isu memotong tali kemiskinan di keluarga miskin itu menjadi sebuah hal penting," ujarnya.

Oleh karena itu, upaya pemerintah untuk mendukung SDM Indonesia menjadi lebih berkualitas, dengan memberikan alokasi pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) pemerintah mengalokasikan 20% dari belanja APBN untuk pendidikan dan 5% untuk kesehatan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×