kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.565.000   8.000   0,31%
  • USD/IDR 18.144   51,00   0,28%
  • IDX 5.016   -14,02   -0,28%
  • KOMPAS100 647   -1,23   -0,19%
  • LQ45 516   1,99   0,39%
  • ISSI 164   -2,29   -1,38%
  • IDX30 291   1,56   0,54%
  • IDXHIDIV20 391   2,49   0,64%
  • IDX80 75   -0,02   -0,03%
  • IDXV30 108   -0,27   -0,25%
  • IDXQ30 98   0,58   0,59%

Soal jabatan Wamen, Istana akan penuhi putusan MK


Selasa, 05 Juni 2012 / 12:52 WIB
ILUSTRASI. Penumpang berada di dalam angkutan kereta Moda Raya Terpadu (MRT) di Jakarta


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Pihak Istana mengaku siap untuk menindaklanjuti putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait dengan kedudukan Wakil Menteri dalam Kabinet Indonesia Bersatu Jilid II.

"Apa yang diputuskan MK itu akan kami tindak lanjuti nanti. Yang diputuskan, itulah yang terbaik," kata Menteri Sekretaris Negara Sudi Silalahi, di Jakarta, Selasa (5/6).

Sudi mengaku belum bisa memberikan tanggapannya panjang lebar atas putusan MK itu. Mengingat, sejauh ini belum menerima berkas putusannya. "Kami hormati keputusan Mahkamah Konstitusi. Karena belum menerima keputusannya, kami masih belum bisa berkomentar," katanya.

Sebagai informasi, MK sudah memberikan putusannya atas pengajuan uji materi menyangkut kedudukan Wamen. MK mengabulkan sebagian gugatan yang dilayangkan oleh Gerakan Nasional Pemberantasan Korupsi (GNPK) yang menilai keberadaan wamen inkonstitusional.

MK menegaskan, posisi Wamen tetap aman. Penjelasan yang menyatakan Wamen pejabat karier dan bukan anggota kabinet dinyatakan inskonstitusional.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
11.11
Kontan Academy
[Executive Education Program] Sustainable Development and ESG Leadership Mitigasi Risiko SP2DK dan Pemeriksaan Pajak

[X]
×