kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.750.000   10.000   0,36%
  • USD/IDR 17.723   15,00   0,08%
  • IDX 6.484   -41,75   -0,64%
  • KOMPAS100 844   -5,05   -0,59%
  • LQ45 639   -5,98   -0,93%
  • ISSI 228   -0,52   -0,23%
  • IDX30 357   -3,26   -0,90%
  • IDXHIDIV20 433   -3,61   -0,83%
  • IDX80 96   -0,67   -0,69%
  • IDXV30 120   -0,67   -0,55%
  • IDXQ30 113   -1,02   -0,89%

Soal Ahmadiyah, SBY minta kembali ke SKB tiga menteri


Senin, 07 Februari 2011 / 18:08 WIB
ILUSTRASI. Menlu Iran Muhammad Javad Zarif


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Edy Can

JAKARTA. Menyangkut kasus kekerasan terhadap pengikut warga Ahmadiyah, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) meminta untuk kembali pada kesepakatan dalam butir Surat Keputusan Bersama (SKB) tiga menteri.

Hal itu diungkapkan Menteri Koordinasi Kesejahteraan Rakyat Agung Laksono saat ditemui di Gedung Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Senin (7/2). Agung mengatakan bahwa pada dasarnya supaya menghormati kehidupan masyarakat dan jangan mendukung kekerasan. Dia minta penyelesaian kasus itu diserahkan kepada pihak berwenang.

Seperti diketahui Minggu (6/2) terjadi di penyerangan terhadap terhadap kelompok Ahmadiyah di Kampung Pendeuy, Desa Umbulan, Pandeglang. Penyerangan ini telah memakan korban tiga warga Ahmadiyah.

SKB tiga menteri intinya menyatakan agar kelompok Ahmadiyah menghentikan kegiatannya yang bertentangan dengan ajaran Islam. SKB itu diteken oleh menteri agama, menteri dalam negeri dan jaksa agung.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×