kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.655.000   -18.000   -0,67%
  • USD/IDR 17.975   83,00   0,46%
  • IDX 6.106   4,65   0,08%
  • KOMPAS100 796   0,11   0,01%
  • LQ45 600   1,66   0,28%
  • ISSI 212   0,05   0,02%
  • IDX30 339   1,24   0,37%
  • IDXHIDIV20 414   1,79   0,43%
  • IDX80 90   0,01   0,01%
  • IDXV30 112   0,55   0,50%
  • IDXQ30 108   0,66   0,61%

Soal Ahmadiyah, SBY minta kembali ke SKB tiga menteri


Senin, 07 Februari 2011 / 18:08 WIB
ILUSTRASI. Menlu Iran Muhammad Javad Zarif


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Edy Can

JAKARTA. Menyangkut kasus kekerasan terhadap pengikut warga Ahmadiyah, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) meminta untuk kembali pada kesepakatan dalam butir Surat Keputusan Bersama (SKB) tiga menteri.

Hal itu diungkapkan Menteri Koordinasi Kesejahteraan Rakyat Agung Laksono saat ditemui di Gedung Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Senin (7/2). Agung mengatakan bahwa pada dasarnya supaya menghormati kehidupan masyarakat dan jangan mendukung kekerasan. Dia minta penyelesaian kasus itu diserahkan kepada pihak berwenang.

Seperti diketahui Minggu (6/2) terjadi di penyerangan terhadap terhadap kelompok Ahmadiyah di Kampung Pendeuy, Desa Umbulan, Pandeglang. Penyerangan ini telah memakan korban tiga warga Ahmadiyah.

SKB tiga menteri intinya menyatakan agar kelompok Ahmadiyah menghentikan kegiatannya yang bertentangan dengan ajaran Islam. SKB itu diteken oleh menteri agama, menteri dalam negeri dan jaksa agung.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×