kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Soal Ahmadiyah, SBY minta kembali ke SKB tiga menteri


Senin, 07 Februari 2011 / 18:08 WIB
ILUSTRASI. Menlu Iran Muhammad Javad Zarif


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Edy Can

JAKARTA. Menyangkut kasus kekerasan terhadap pengikut warga Ahmadiyah, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) meminta untuk kembali pada kesepakatan dalam butir Surat Keputusan Bersama (SKB) tiga menteri.

Hal itu diungkapkan Menteri Koordinasi Kesejahteraan Rakyat Agung Laksono saat ditemui di Gedung Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Senin (7/2). Agung mengatakan bahwa pada dasarnya supaya menghormati kehidupan masyarakat dan jangan mendukung kekerasan. Dia minta penyelesaian kasus itu diserahkan kepada pihak berwenang.

Seperti diketahui Minggu (6/2) terjadi di penyerangan terhadap terhadap kelompok Ahmadiyah di Kampung Pendeuy, Desa Umbulan, Pandeglang. Penyerangan ini telah memakan korban tiga warga Ahmadiyah.

SKB tiga menteri intinya menyatakan agar kelompok Ahmadiyah menghentikan kegiatannya yang bertentangan dengan ajaran Islam. SKB itu diteken oleh menteri agama, menteri dalam negeri dan jaksa agung.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×