kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.564.000   -10.000   -0,39%
  • USD/IDR 18.002   -55,00   -0,30%
  • IDX 5.279   282,28   5,65%
  • KOMPAS100 680   48,89   7,75%
  • LQ45 530   41,89   8,58%
  • ISSI 180   7,15   4,15%
  • IDX30 298   24,37   8,92%
  • IDXHIDIV20 389   32,13   9,00%
  • IDX80 78   5,77   7,97%
  • IDXV30 108   7,16   7,11%
  • IDXQ30 98   8,45   9,41%

SBY: Krisis global pengaruhi ekonomi Indonesia


Jumat, 16 Agustus 2013 / 16:31 WIB
ILUSTRASI. Goldman Sachs memperkirakan The Fed akan menaikkan suku bunga 50 basis poin pada pertemuan bulan Mei dan Juni 2022.


Reporter: Adhitya Himawan | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengakui, krisis global membawa dampak bagi perekonomian Indonesia. Dampak ini terlihat dari penurunan kinerja ekspor Indonesia.

Pernyataan ini dikemukakan Presiden SBY dalam Pidato Penyampaian Keterangan Pemerintah Atas RUU Tentang APBN Tahun Anggaran 2014 di Gedung Kompleks Parlemen Senayan, Jumat (16/8).

Menurut SBY, penurunan kinerja ekspor membuat neraca perdagangan Indonesia memburuk. Akibatnya, kondisi neraca pembayaran juga melemah. "Selain itu kinerja APBN juga mengalami tekanan, baik dari sisi pendapatan maupun belanja negara," kata SBY.

SBY menambahkan, dalam kondisi seperti itu, koordinasi erat antara kebijakan fiskal dengan moneter menjadi sangat penting. "Kecukupan suplai dan kelancaran distribusi kebutuhan pokok masyarakat harus kita amankan agar inflasi terjaga," kata SBY.

Khusus untuk menjaga daya beli dan penguatan pasar domestik, pemerintah melakukan langkah "Keep Buying Strategy". Kebijakan ini, menurut SBY, amat penting untuk menjaga pertumbuhan ekonomi namun disaat bersamaan sektor riil tetap bergerak. "Jika daya beli masyarakat tetap terjaga, sektor riil akan bergerak," ujar SBY.

Lebih jauh, SBY mengatakan, strategi Keep Buying Strategy adalah salah satu penyelamat ekonomi Indonesia saat terjadi krisis keuangan global tahun 2008.

Namun untuk implementasi lebih lanjut, pemerintah masih merumuskan strategi tersebut dengan menyiapkan paket stimulus, untuk mencegah terjadinya pemutusan hubungan kerja.

"Upaya ekstra juga dilakukan untuk mengendalikan inflasi, agar daya beli dan konsumsi masyarakat tetap terjaga," ujar SBY.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×