kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.799.000   25.000   0,90%
  • USD/IDR 17.900   47,00   0,26%
  • IDX 6.127   -2,81   -0,05%
  • KOMPAS100 807   -1,47   -0,18%
  • LQ45 611   -9,23   -1,49%
  • ISSI 216   0,35   0,16%
  • IDX30 348   -6,56   -1,85%
  • IDXHIDIV20 426   -11,92   -2,72%
  • IDX80 93   -0,89   -0,95%
  • IDXV30 118   -2,46   -2,04%
  • IDXQ30 112   -2,96   -2,59%

SBY kirim Denny Indrayana ke Jeddah


Selasa, 11 Juni 2013 / 19:43 WIB
ILUSTRASI. Anda bisa mengonsumsi bahan alami sebagai obat pelancar haid.


Reporter: Noverius Laoli | Editor: Amal Ihsan

JAKARTA. Pemerintah mengutus tim untuk menyelesaikan kisruh pengurusan SPLP (Surat Perjalanan Laksana Paspor) di Konsulat Jenderal RI Jeddah, Arab Saudi. Tim itu dipimpin oleh Wakil Menteri Hukum dan HAM Denny Indrayana. 

SBY berharap Denny bisa menuntaskan persoalan pengurusan perpanjangan izin tinggal warga negara Indonesia (WNI) di sana dengan cepat. "Denny Indrayana dan jajarannya agar bisa memproses. Karena sampai hari ini dilaporkan sudah lebih dari 40.000 orang terdaftar untuk pengajuan SPLP," ujar Juru Bicara Presiden Julian Aldrin Pasha, Selasa (11/6). 

Julian mengatakan, presiden berharap di bawah pimpinan Denny dan koordinasi yang baik antara Kementerian Luar Negeri, Kementerian Hukum dan HAM, serta Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi, persoalan SPLP dapat ditangani secara efektif dan lebih optimal. Selain menuntaskan pengurusan SPLP tersebut, SBY juga berharap Denny bisa mempersiapkan sistem yang baik sehingga persoalan serupa tidak terjadi di masa yang akan datang. 

SBY sudah berpesan agar KJRI di Jeddah membuka loket di sejumlah titik sekaligus sehingga bisa melayani WNI yang jumlahnya cukup banyak di Saudi. Namun, ini hanyalah salah satu solusi yang disampaikan presiden. SBY berharap Denny bisa mencari solusi lain sehingga penanganan WNI di sana tidak berlarut-larut. Pemerintah juga akan melakukan penambahan staf dan personel demi efektivitas penanganan warga.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×