kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

SBY gelar rapat terbatas bahas RKP dan RAPBN 2015


Senin, 10 Maret 2014 / 14:23 WIB
ILUSTRASI. Pegawai mengumpulkan sejumlah obat berbahan sirup untuk tidak dijual sementara sesuai instruksi Kementerian Kesehatan. ANTARA FOTO/Sulthony Hasanuddin/YU


Reporter: Asep Munazat Zatnika | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono hari ini, Senin (10/3) memimpin rapat kabinet terbatas. Dalam rapat tersebut akan dibahas mengenai Rencana Kerja Pemerintah (RKP) dan Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (RAPBN) 2015.

Meski APBN 2015 akan dilaksanakan oleh pemerintahan baru, Presiden SBY berharap RKP dan APBN yang disusun pemerintahannya dapat diterima.

"Saya ingin menyampaikan kepada pengganti saya tentang rencana yang kita susun ini," ujar presiden SBY dalam pembukaan rapatnya, Senin (10/3) di istana Presiden Jakarta.

Ia berharap, pemerintahan terpilih bisa mengerti apa yang direncanakan. Meski demikian, Presiden SBY meyakini, pemerintahan terpilih berhak untuk melanjutkan atau tidak RKP dan RAPBN 2015 yang telah disusunnya.

Hadir juga dalam rapat tersebut sejumlah menteri Kabinet Indonesia Bersatu Jilid II, termasuk di dalamnya Menteri Keuangan Chtib Basri, dan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas Armida Alisjahbana.

"Dalam sesi ini saya minta presentasi dari Kepala Bapenas mengenai rencana RKP dan RAPBN 2015," kata SBY.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×