kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

SBY akan bertemu dengan pengusaha Jepang


Selasa, 15 Maret 2011 / 12:09 WIB
ILUSTRASI. Sejumlah pesawat lion air dalam perawatan di Hangar Lion Air, Bandara Hang Nadim Batam, Rabu (14/8). PT Lion Mentari Airlines (Lion Air) belum juga memberi kepastian penerbitan saham perdana atau initial public offering (IPO). TRIBUN BATAM/ARGIANTO DA NUG


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Edy Can

JAKARTA. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) akan bertemu sejumlah pengusaha Jepang, siang ini di kantor Kepresidenan. Rencananya pertemuan bakal digelar pukul 13.00 WIB. Rombongan akan didampingi oleh Ginanjar Kartasasmita.

Seperti diketahui, ada kekhawatiran jika bencana tsunami yang melanda Jepang berimbas pada ekonomi Indonesia. Pasalnya tidak sedikit proyek pembangunan Indonesia berasal dari investasi sejumlah perusahaan Jepang.

Meski demikian, Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Gita Wirjawan yakin investasi Jepang tidak akan terpengaruh oleh gempa dan tsunami yang menghantam negeri tersebut. Gita pun menunjukkan salah satu perusahaan raksasa Jepang, Mistubishi yang tetap berkeinginan berinvestasi di Indonesia.

Mistubishi Corporation berencana menanamkan investasi mencapai US$18 miliar sampai US$20 miliar dalam jangka waktu 5 sampai 10 tahun melalui empat proyek. Pertama, Mitsubishi akan menggenjot investasi di LNG Donggi-Senoro. Kedua, rencana mereka untuk berco-investasi dengan Eramed di Wedabe, Halmahera dalam pembangunan smelter pembangkit listrik.

Ketiga, proyek Metropolitan Priority Area. Proyek pembangunan koridor ekonomi ini sudah dikembangkan dalam master plan untuk 2010 sampai 2025. Keempat, Mistubishi berencana meningkatkan investasi di sektor otomotif. Mereka berencana meningkatkan penjualan mobil dalam 4 sampai 5 tahun ke depan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×