kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Satu anggota Densus 88 tewas akibat baku tembak


Jumat, 31 Agustus 2012 / 23:55 WIB
ILUSTRASI. Suasana gedung-gedung bertingkat yang diselimuti awan hitam di Jakarta, Kamis (24/6/2021). Cuaca besok di Jabodetabek cerah hingga hujan petir, menurut ramalan BMKG. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra.


Reporter: Edy Can | Editor: Edy Can

SOLO. Satu anggota polisi yakni Bripda Suherman tewas tertembak saat menggerebek terduga teroris di kawasan Jl Veteran, Tipes, Solo, Jumat (31/8/2012) malam.

Bripda Suherman tertembak di bagian perut. Sumber Tribunnews.com menjelaskan, Bripda Suherman sempat dibawa menuju rumah sakit. Sayang, diperjalanan nyawanya tidak tertolong.

Sedangkan dari pihak teroris, dua orang dikabarkan tewas tertembak di lokasi kejadian.

Seorang warga Tipes, Serengan, Solo, Agam Drajad (31), mengaku mendengar sekitar 15 suara tembakan beruntun saat terjadi penyergapan oleh Densus 88.

"Saya dengar sekitar 15 belas tembakan. Ada dua kali suara tembakan beruntun saya dengar," katanya saat ditemui Tribun Jogja di lokasi kejadian.

Saat itu, sekitar pukul 21.30 WIB, setelah menjemput istrinya pulang kerja di kawasan Tipes, dirinya dikejutkan dengan suara tembakan beruntun tersebut.

"Saya bisa membedakan. Itu jelas suara tembakan, bukan suara petasan," katanya. Dirinya sontak langsung menuju asal suara yang hanya sekitar 300 meter dari rumahnya. (Tribunnews.com)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×