kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.664.000   -36.000   -1,33%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Rupiah menguat, utang pemerintah turun Rp 3,17 triliun per Februari lalu


Kamis, 24 Maret 2011 / 16:17 WIB
ILUSTRASI. Pelayanan nasabah di kantor cabang FIFGroup, Serpong, Tangerang Selatan, Kamis (16/4/2020). KONTAN/Carolus Agus Waluyo


Reporter: Irma Yani | Editor: Edy Can

JAKARTA. Per Februari lalu, utang pemerintah menurun sebesar Rp 3,17 triliun dibandingkan dengan Januari lalu. Berdasarkan data Direktorat Jenderal Pengelolaan Utang Kementerian Keuangan, total utang pemerintah merosot menjadi Rp 1.692,17 dari Rp 1.695,34 triliun.

Penurunan ini terjadi karena penguatan nilai rupiah terhadap dolar Amerika Serikat. Sebab, bila dihitung dalam denominasi dolar Amerika Serikat, jumlah utang pemerintah Februari lalu justru bertambah dari US$ 187,19 miliar menjadi US$ 191,79 miliar.

Asal tahu saja, nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat terus menguat. Berdasarkan data Bloomberg, nilai tukar rupiah sudah menguat 2,98 % ke level Rp 8.719 per dolar Amerika Serikat sejak awal tahun.

Utang pemerintah tersebut terdiri dari pinjaman US$ 68,75 miliar dan surat berharga US$ 123,04 miliar. Jika menggunakan PDB Indonesia yang sebesar Rp 6.422,9 triliun, rasio utang Indonesia tercatat sebesar 26%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×