CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.601.000   -9.000   -0,34%
  • USD/IDR 17.880   -62,00   -0,35%
  • IDX 6.340   108,24   1,74%
  • KOMPAS100 839   16,49   2,00%
  • LQ45 637   8,89   1,42%
  • ISSI 218   3,63   1,69%
  • IDX30 358   3,90   1,10%
  • IDXHIDIV20 444   3,51   0,80%
  • IDX80 96   1,59   1,69%
  • IDXV30 119   0,82   0,69%
  • IDXQ30 115   1,03   0,91%

Jumlah piutang negara di 2010 capai Rp 62 triliun


Jumat, 18 Maret 2011 / 11:01 WIB
ILUSTRASI. Warga mencuci tangan di tempat cuci tangan gratis di Terowongan Kendal, Jakarta, Senin (23/3/2020). Ilmuwan menyebut cuci tangan pakai sabun lebih baik dari hand sanitizer. ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/aww.


Reporter: Irma Yani | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Kementerian Keuangan mencatatkan, pada 2010, jumlah piutang negara yang belum tertagih mencapai Rp 62 triliun.

Menurut Menteri Keuangan Agus D.W Martowardojo, piutang tersebut di antaranya merupakan aset eks Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN) dan aset dari Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang dialihkan untuk ditagih.

Menurut Menkeu, masih tercatatnya total piutang negara yang belum tertagih itu dikarenakan adanya kesulitan dalam penagihan. "Kalau sampai ada piutang negara yang belum tertagih itu karena dimasing-masing instansi Kementerian/Lembaga (K/L) ataupun BUMN sudah berusaha untuk menagih tetapi tidak bisa ditagih. Oleh karena itu dialihkan tagihannya ke Kemekeu. Jadi itu tantangan kita," ujarnya, usai acara pelantikan Eselon II Ditjen Kekayaan Negara Kemenkeu, Jumat (17/3).

Namun demikian, ia mengatakan, akan tetap melakukan penagihan dengan upaya apa pun. "Nah kita melajutkan upaya untuk penagihan. Penagihan itu dimulai mungkin melakukan upaya yang halus, upaya restrukturisasi, sampai dengan upaya tindakan hukum," tegasnya.

Menurutnya, segala upaya penagihan tentu harus dilakukan. Pasalnya, hal tersebut dimaksudkan agar piutang negara tak terus meningkat.

"Kalau tidak ada tindakan, nanti (piutang) bukan turun tapi malah naik. Pada 2014 kita (targetkan) harus turun secara drastis. Tapi memang semua pasti ada hambatan, tapi harus niat dengan komitmen yang tinggi untuk menyelesaikan," tandasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×