kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.633.000   -2.000   -0,08%
  • USD/IDR 18.012   -76,00   -0,42%
  • IDX 6.108   66,24   1,10%
  • KOMPAS100 801   11,17   1,41%
  • LQ45 609   8,67   1,45%
  • ISSI 211   1,35   0,64%
  • IDX30 343   4,64   1,37%
  • IDXHIDIV20 429   6,16   1,46%
  • IDX80 91   1,30   1,44%
  • IDXV30 117   1,58   1,37%
  • IDXQ30 111   1,61   1,48%

Realisasi transfer ke daerah dan dana desa hingga Agustus 2020 capai Rp 557,4 triliun


Selasa, 22 September 2020 / 16:00 WIB
ILUSTRASI. Menteri Keuangan Sri Mulyani mengikuti rapat kerja bersama Badan Anggaran DPR di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (7/9/2020). Rapat kerja tersebut membahas laporan dan pengesahan hasil Panitia Kerja Pembahasan RUU Pertanggungjawaban dan Pelaksana


Penulis: Venny Suryanto | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat, sampai dengan 31 Agustus 2020 realisasi dana transfer ke daerah dan dana desa (TKDD) mencapai Rp 557,4 triliun. Jumlah tersebut tumbuh 5,0% dibandingkan tahun lalu yang hanya Rp 530,6 triliun.

Adapun, realisasi TKDD ini mencapai 73% dari alokasi anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) di dalam Perpres 72/2020 sebesar Rp 763,9 triliun.

“Realisasi TKDD terhadap Perpres 72/2020 telah mencapai 73% dari total pagunya yang sebesar Rp 763,9 triliun,” papar Sri Mulyani dalam konferensi pers APBN KiTa secara daring, Selasa (22/9).

Baca Juga: Realisasi belanja negara sampai 31 Agustus 2020 mencapai Rp 1.534,7 triliun

Secara rinci, realisasi TKDD ini terbagi dalam transfer ke daerah dan dana desa. Pada realisasi transfer ke daerah hingga Agustus 2020 telah mencapai Rp 504,7 triliun atau tumbuh 3,3% dari tahun lalu yang hanya Rp 488,4 triliun.

Sementara itu, realisasi dana desa sudah dibelanjakan hingga Rp 52,7 triliun atau melonjak 41,2% dibandingkan tahun 2019 yang hanya Rp 42,2 triliun.

“Ini kita harapkan dengan adanya kondisi Covid-19, belanja yang cukup besar pada kenaikan di desa bisa memberikan ketahanan di desa dan belanja bansos bisa memberikan pertahanan pada masyarakat yang terdampak Covid-19,” harap Menkeu.

Selanjutnya: Indef: Proporsi TKDD 2020 dan 2021 menurun, padahal kebutuhan daerah meningkat

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×