kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.000   153,00   0,86%
  • IDX 5.941   -254,36   -4,11%
  • KOMPAS100 785   -38,94   -4,72%
  • LQ45 589   -30,28   -4,89%
  • ISSI 206   -8,52   -3,97%
  • IDX30 334   -15,73   -4,50%
  • IDXHIDIV20 412   -15,89   -3,71%
  • IDX80 89   -4,83   -5,16%
  • IDXV30 113   -4,09   -3,48%
  • IDXQ30 108   -4,46   -3,97%

Ratusan warga diduga tertipu biro travel umroh


Sabtu, 08 Maret 2014 / 12:57 WIB
ILUSTRASI. PT Vale Indonesia Tbk (INCO) masih berupaya mengejar target produksi hingga akhir tahun ini.


Reporter: Asnil Bambani Amri | Editor: Asnil Amri

MAKSSAR.  Selain 84 warga Kabupaten Gowa, ada juga sebanyak 150 warga Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, juga terancam batal berangkat umrah. Mereka tertipu biro pemberangkatan umrah, travel inisial KA.

"Hari ini 84 warga Gowa batal berangkat umrah dan melaporkan travel KA ke Polda Sulselbar dengan diantar oleh Polres Maros. Besok ada 150 orang dari Bone yang terancam batal berangkat juga dan akan melaporkan juga travel yang sama tersebut dari Jakarta," ungkap Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Sulselbar, Komisaris Besar (Kombes) Polisi Endi Sutendi, Jumat (7/3/2014) malam.

Menurut Endi, semua korban merasa ditipu travel tersebut. Sebelumnya, jadwal pemberangkatan umrah beberapa kali ditunda tanpa ada alasan yang jelas dari pihak travel. "Saya belum tahu jelas kasusnya, entah berapa mereka bayar. Saya juga belum tahu siapa pemilik travel dari Jakarta itu," aku Endi.

Namun, Endi meminta Polres Maros menahan seorang pemandu travel yang sedianya menemani 84 calon jemaah dari Gowa. "Itu pemandu ada juga tadi di bandara dan akan dibawa ke Polda Sulselbar untuk dimintai keterangan," kata dia.

Sebelumnya ada 84 warga Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan melakukan aksi unjuk rasa di bandara internasional Sultan Hasanuddin, Makassar, Jumat (7/3) sore. Insiden dipicu kegagalan mereka berangkat umrah.

Mereka melakukan protes di bandara tersebut setelah berkali-kali travel KA menunda jadwal keberangkatan tanpa keterangan jelas. (Hendra Cipto)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×