kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Rapat kabinet perdana tak singgung soal BBM


Senin, 27 Oktober 2014 / 19:02 WIB
ILUSTRASI. Link Nonton Demon Slayer: Kimetsu no Yaiba Season 3 Swordsmith Village Episode 6


Reporter: Asep Munazat Zatnika | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Sidang kabinet perdana Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersama dengan Wakil Presiden Jusuf kalla dan jajaran menteri kabinet kerja membahas soal kesiapan pemerintah bekerja dalam kurun waktu lima tahun mendatang. Yang menekankan pada penggunaan anggaran untuk kementerian yang baru dibentuk.

Belum sampai membahas pada kebijakan strategis semisal soal rencana kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM). "Yang dibicarakan, bagaimana kabinet bisa bekerja cepat," ujar Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro, Senin (27/10).

Bambang bilang, masalah-masalah lainnya akan dibicarakan secara spesifik dalam sidang kabinet berikut. Namun, sampai sejauh ini belum ada agenda yang pasti menyangkut pembahasan kenaikan harga BBM.

Sementara itu, Menteri koordinator bidang perekonomian Sofyan Djalil mengatakan, pembahasan mengenai kenaikan harga BBM akan dilakukan secepatnya, dalam rapat khusus. Termasuk didalamnya juga akan dibahas rencana pengalihan subsidi dari BBM ke subsidi yang lainnya.

Sofyan dibilang, untuk mempercepat pembangunan ekonomi Jokowi hanya menekankan masalah infrastuktur, logistik serta perizinan yang lambat. "Masih banyak masalah (ekonomi) yang belum terselesaikan," Kata Sofyan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×