kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.819.000   -17.000   -0,93%
  • USD/IDR 16.564   166,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Jokowi minta menterinya langsung tancap gas


Senin, 27 Oktober 2014 / 15:16 WIB
Jokowi minta menterinya langsung tancap gas
ILUSTRASI. Teller PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) menghitung uang dolar AS di Kantor Cabang BSI Jakarta Thamrin, Jakarta, Kamis (11/5/2023). ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/tom.


Reporter: Asep Munazat Zatnika | Editor: Uji Agung Santosa

JAKARTA. Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta menterinya jangan banyak menunggu. Meskipun baru dilantik hari ini, semua menteri Kabinet Kerja Jokowi diminta untuk langsung tancap gas, benar-benar bekerja.

Dalam sidang kabinet yang berlangsung hari ini sekitar pukul 14.00 WIB, Jokowi mengakui kabinetnya membutuhkan waktu transisi kelembagaan. Itu dikarenakan, ada beberapa kementerian yang berubah, baik itu ada penggabungan maupun pemisahan.

Kondisi itu tak bisa dihindari bakal berdampak besar pada kinerja menterinya di awal pemerintahan, karena berhubungan dengan masalah birokrasi dan fasilitas kementrian. "Kementerian yang mengalami penggabungan dan pemisahan, agar jalani yang ada," kata Jokowi, Senin (27/10) di kantornya, Jakarta.

Jokowi menilai kementerian yang baru bisa memakai fasilitas yang ada. Sebagai contoh kementerian pendidikan dan kebudayaan, yang dipecah menjadi kementerian kebudayaan dan kementerian pendidikan kebudayaan, pendidikan dasar dan menengah.

Untuk kementerian pendidikan kebudayaan dan pendidikan dasar dan menengah, bisa menggunakan fasilitas dirjen perguruan tingii, yang berasal dari pendidikan dan kebudayaan. Saat ini, Jokowi mengaku sedang menyiapkan peraturan presiden untuk memfasilitasi semua hal tersebut.

Kementerian yang berubah juga diminta berkoordinasi dengan sekertaris negara dan menteri pendayagunaan aparatur negara dan reformasi birokrasi (Menpan RB). "Tapi tetep sambil bekerja, gunakan yang ada dan kerja secepatnya" katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×