kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.633.000   -2.000   -0,08%
  • USD/IDR 18.012   -76,00   -0,42%
  • IDX 6.108   66,24   1,10%
  • KOMPAS100 801   11,17   1,41%
  • LQ45 609   8,67   1,45%
  • ISSI 211   1,35   0,64%
  • IDX30 343   4,64   1,37%
  • IDXHIDIV20 429   6,16   1,46%
  • IDX80 91   1,30   1,44%
  • IDXV30 117   1,58   1,37%
  • IDXQ30 111   1,61   1,48%

Purbaya: Skema Penyelesaian Utang KCIC Sudah Siap, Tinggal Tunggu Administrasi


Kamis, 16 Juli 2026 / 16:09 WIB
Purbaya: Skema Penyelesaian Utang KCIC Sudah Siap, Tinggal Tunggu Administrasi
ILUSTRASI. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan pemerintah telah menyiapkan skema penyelesaian utang PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) (WARTA KOTA/ANGGA BHAGYA NUGRAHA)


Reporter: Siti Masitoh | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan pemerintah telah menyiapkan skema penyelesaian utang PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC).

Namun, implementasi kebijakan tersebut masih menunggu rampungnya proses administrasi pengalihan pengelolaan KCIC dari Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara kepada Kementerian Keuangan.

Purbaya menjelaskan, pemerintah pada dasarnya telah menyepakati mekanisme penanganan utang KCIC. Saat ini, fokus pemerintah adalah menyelesaikan seluruh tahapan administratif sebelum skema tersebut dijalankan.

"Skemanya kita tunggu kapan dikasih ke saya, baru kita beresin. Tapi sudah clear bagaimana cara beresinnya," ujar Purbaya di Istana Kepresidenan, Rabu (15/7/2026).

Menurut Purbaya, sesuai arahan Presiden, penanganan KCIC nantinya akan berada di bawah koordinasi Kementerian Keuangan setelah proses penyerahan dari Danantara selesai.

Baca Juga: Buka Kemitraan dengan Negara Lain, Prabowo: Pemimpin Indonesia Tidak Bodoh dan Naif

Meski demikian, ia menegaskan bahwa penyelesaian utang perusahaan operator kereta cepat Jakarta–Bandung tersebut tidak harus bergantung pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Pemerintah telah menyiapkan sejumlah instrumen pembiayaan alternatif di luar APBN untuk menangani persoalan tersebut.

"Tapi enggak harus APBN kepakai. Saya punya skema tertentu di mana ada tools-tools, vehicle-vehicle kita di luar yang sekarang ada bisa menangani KCIC," ujarnya.

Purbaya belum membeberkan secara rinci bentuk skema maupun instrumen yang akan digunakan dalam penyelesaian utang KCIC. Ia menyatakan, pemerintah baru akan memberikan penjelasan lebih lanjut setelah proses pengalihan kewenangan kepada Kementerian Keuangan tuntas.

Di sisi lain, Purbaya juga membantah spekulasi mengenai kemungkinan perubahan status KCIC menjadi Badan Layanan Umum (BLU). Menurutnya, hingga saat ini belum ada keputusan maupun pembahasan terkait opsi tersebut.

Baca Juga: Prabowo Minta Putra Daerah dan Pengusaha Lokal Dilibatkan dalam Proyek LNG Masela

"Siapa bilang? Enggak ada. Pokoknya dikasih ke saya, saya beresin," tegasnya.

Lebih lanjut, Purbaya mengungkapkan bahwa proses administrasi pengalihan KCIC dari Danantara masih berlangsung. Setelah seluruh tahapan tersebut selesai, pemerintah akan kembali melaporkan perkembangan penanganan utang KCIC kepada Presiden.

"Ini lagi proses administrasinya. Itu sudah diputusin, sebenarnya sudah putus tinggal proses administrasinya sedang berjalan. Begitu Danantara-nya kita clear sudah selesai. Nanti baru kita lapor lagi ke Presiden," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×