kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.850.000   7.000   0,25%
  • USD/IDR 16.902   -19,00   -0,11%
  • IDX 7.302   195,28   2,75%
  • KOMPAS100 1.013   35,14   3,59%
  • LQ45 746   24,04   3,33%
  • ISSI 258   9,10   3,66%
  • IDX30 407   13,79   3,51%
  • IDXHIDIV20 510   21,50   4,40%
  • IDX80 114   3,88   3,53%
  • IDXV30 138   3,76   2,79%
  • IDXQ30 133   5,61   4,40%

Purbaya: Pertukaran Pejabat Tak Ganggu Independensi BI


Selasa, 20 Januari 2026 / 13:22 WIB
Purbaya: Pertukaran Pejabat Tak Ganggu Independensi BI
ILUSTRASI. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menepis kekhawatiran independensi BI. Ia mengungkap alasan di balik pertukaran pejabat yang dinilai seimbang. Simak penjelasannya! (KONTAN/Cheppy A. Muchlis)


Sumber: Kompas.com | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan rencana pertukaran pejabat antara sektor fiskal dan moneter tidak mengganggu independensi Bank Indonesia.

Pernyataan itu merespons wacana Wakil Menteri Keuangan Thomas Djiwandono beralih menjadi Deputi Gubernur BI. Deputi Gubernur BI Juda Agung disebut akan mengisi posisi Wakil Menteri Keuangan.

Purbaya memastikan kewenangan dan pengambilan keputusan di BI tetap berjalan mandiri. Pemerintah tidak ikut campur dalam kebijakan moneter.

Baca Juga: Menkeu Purbaya Kejar Aturan Layer Cukai Rokok Baru Rampung Secepatnya

Ia menilai pertukaran tersebut bersifat seimbang. Isu independensi bank sentral dinilai tidak relevan dalam konteks ini.

“Kalau Juda Agung masuk ke saya, jangan-jangan orang Pak Perry mau menekan saya di dalam. Tapi ini satu exchange yang saya pikir seimbang. Tidak ada yang aneh, independensi tidak ada hubungannya,” kata Purbaya di Kompleks Senayan, Jakarta, Senin 19 Januari 2026.

Purbaya menegaskan independensi BI baru dipersoalkan jika terjadi intervensi langsung pemerintah dalam penetapan kebijakan moneter. Kondisi itu disebut tidak pernah terjadi.

Menurut dia, pembagian peran antara pemerintah dan BI sudah jelas. Pemerintah menjalankan kebijakan fiskal. BI bertanggung jawab penuh atas kebijakan moneter.

Baca Juga: Purbaya Sebut Juda Agung Berpeluang Gantikan Thomas Djiwandono sebagai Wamenkeu 

Koordinasi kedua otoritas berlangsung melalui Komite Stabilitas Sistem Keuangan. Forum ini menjaga kebijakan fiskal dan moneter tetap selaras dalam mendorong pertumbuhan ekonomi.

Purbaya juga memberi contoh opsi yang tersedia secara hukum. Pemerintah dapat menempatkan perwakilan dalam rapat Dewan Gubernur BI, termasuk rapat penetapan suku bunga.

Langkah tersebut tidak ditempuh. Purbaya menilai kehadiran pemerintah dalam forum itu berisiko menghilangkan independensi Bank Indonesia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Financial Statement in Action

[X]
×