kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.837.000   27.000   0,96%
  • USD/IDR 16.991   62,00   0,37%
  • IDX 7.097   -67,03   -0,94%
  • KOMPAS100 977   -12,33   -1,25%
  • LQ45 719   -12,76   -1,74%
  • ISSI 250   -1,82   -0,73%
  • IDX30 391   -7,50   -1,88%
  • IDXHIDIV20 489   -9,60   -1,93%
  • IDX80 110   -1,54   -1,38%
  • IDXV30 134   -2,11   -1,54%
  • IDXQ30 128   -2,18   -1,68%

Priyo: Pertemuan Ical, Sultan, SBY memang bahas RUUK DIY


Rabu, 22 Desember 2010 / 18:51 WIB


Reporter: Mohamad Jumasri | Editor: Djumyati P.

JAKARTA. Setelah beberapa minggu lalu terjadi perang statement antara SBY dan Sultan masalah pemerintahan monarki, akhirnya para pemimpin ini mau duduk bersama dan bertemu membahas RUU yang menjadi pangkal persoalan. Pertemuan Sri Sultan Hamengkubuwono X dan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang juga ditemani Aburizal Bakrie terjadi di istana Yogyakarta.

Menurut Priyo Budi Santoso Ketua DPD Partai Golkar, pertemuan ini memang untuk membahas Rancangan Undang Undang Keistimewaan Daerah Istimewa Yogyakarta (RUUK DIY). “Ya barang tentu saja partai koalisi mendukung RUUK DIY," ujarnya Rabu (22/12).

Tapi menurut Priyo pertemuan ini bukan hanya untuk membicarakan RUUK DIY tetapi juga membicarakan micro policy atau kebijakan pemerintah secara umum.
Dalam hal ini Partai Golkar belum tentu setuju dengan pemerintah."Golkar masih ingin mendalami substansi karena tolak ukur Golkar adalah tetap menghormati keistimewaan DIY," tambah Priyo.

Menurut Priyo, Golkar adalah partai yang mempunyai pandangan sendiri. “Kami akan menyelaraskan dengan pandangan pemerintah. Pasti ada titik temunya," tambahnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×