kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.655.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.944   -29,00   -0,16%
  • IDX 6.027   143,10   2,43%
  • KOMPAS100 783   19,06   2,50%
  • LQ45 592   13,80   2,39%
  • ISSI 209   5,22   2,56%
  • IDX30 335   8,24   2,52%
  • IDXHIDIV20 411   8,76   2,18%
  • IDX80 89   2,11   2,44%
  • IDXV30 111   2,60   2,39%
  • IDXQ30 108   2,69   2,56%

Presiden Tinjau Realisasi Penuruan Tarif Angkutan Umum dan Harga BBM


Jumat, 16 Januari 2009 / 07:49 WIB


Reporter: Hans Henricus |


JAKARTA. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meninjau realisasi penurunan harga BBM bersubsidi dan tarif angkutan umum. Menurut Presiden sejauh ini tidak ada masalah soal penurunan tarif angkutan masyarakat. Berdasarkan hasil inspeksi di Stasiun Jakarta Kota, untuk tarif kereta api sudah turun sekitar 8%.

Cuma, tarif Kereta Rel Listrik (KRL) untuk wilayah Jakarta, Bogor, Tangerang dan Bekasi baru turun pada Jumat (16/1). Sebab, PT Kereta Api Indonesia dan PT Perusahaan Listrik Negara harus membicarakan soal tarif pemakaian listrik. "Saya sudah bicara dengan Menteri Perhubungan, besok (Jumat, 16/1) tarif KRL turun 10%," kata Presiden.

Presiden juga memastikan tarif angkutan umum seperti bus telah mengalami penurunan. Presiden mencontohkan di Terminal Bus Pulogadung, tiket bus Jakarta-Madura turun Rp 20 ribu dari sebelumnya seharga Rp 200 ribu menjadi Rp 180 ribu. tidak hanya itu, tiket bus jurusan Jakarta-Yogyakarta turun Rp 15 ribu dari Rp 175 ribu menjadi Rp 160 ribu.

Khusus untuk BBM bersubsidi Menurut Presiden Yudhoyono, setelah ada koreksi dan perbaikan dari Pertamina, kini tidak ada masalah lagi dengan suplai dan stok BBM. Saat berkunjung ke SPBU Rawamangun Presiden tidak menemukan adanya permasalahan keterlambatan pasokan dan kelangkaan BBM yang terjadi. "Harapan saya kondisi ini bisa berjalan terus," imbuh Presiden.

Selain itu, Presiden juga mengecek ke beberapa daerah terkait penurunan harga tarif angkutan kota, seperti Padang dan Bogor. "Tadi pagi saya sudah telepon Wali Kota Padang. angkutan umumnya sudah turun 12%-15%. Sedangkan Bogor sedang dibahas dengan organda untuk penurunan ketiga setelah dua kali penurunan yaitu Rp 2000, dan Rp 2500.," ujar Presiden.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×