kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.655.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.944   -29,00   -0,16%
  • IDX 5.999   115,16   1,96%
  • KOMPAS100 778   14,20   1,86%
  • LQ45 588   9,58   1,66%
  • ISSI 208   4,74   2,33%
  • IDX30 333   5,83   1,78%
  • IDXHIDIV20 409   6,49   1,62%
  • IDX80 88   1,57   1,82%
  • IDXV30 111   2,39   2,20%
  • IDXQ30 107   1,91   1,82%

DKI Kaji Kembali Penurunan Tarif Angkutan Umum


Selasa, 13 Januari 2009 / 17:24 WIB


Reporter: Dian Pitaloka Saraswati | Editor: Djumyati P.

JAKARTA. Penurunan BBM yang mencapai 25% di pertengahan bulan ini mendesak Pemprov DKI untuk menghitung kembali penurunan tarif angkutan umum. Perhitungan kembali tersebut akan melibatkan Dewan Transportasi Kota Jakarta (DTKJ) namun usulan yang sudah diajukan ke DPRD akan tetap dilanjutkan.

Sebelumnya, Pemprov DKI mengajukan penurunan tarif rata-rata sebesar Rp 200 yang ditolak oleh Organda. Dengan penurunan BBM yang mencapai 25%, termasuk solar menjadi Rp 4.500 atau kembali seperti semula sebelum adanya kenaikan BBM. "Sekarang kita akan minta segera kepada DTKJ untuk mengulang proses yang sama dan akan diajukan ke dewan," kata M Tauchid, Kadishub Pemprov DKI Jakarta, Selasa (13/01).

Meski ada perhitungan ulang, usulan yang sudah telanjur diajukan ke DPRD masih tetap berjalan. Surat resmi dari Pemprov untuk melakukan perhitungan lagi hingga saat ini belum diterima DTKJ Anggota DTKJ, Soetanto Soehodo mengatakan penurunan bisa mencapai Rp 500, atau setidaknya lebih besar dari penurunan yang sebelumnya diusulkan. "Saya kira kisarannya antara Rp 300-Rp 500," katanya.

Sementara itu, menanggapi penolakan dari Organda, Riza Hasyim Wakil Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta mengaku sedang terus melakukan pendekatan dengan Organda. "Kami mengharapkan ada titik temu," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×