kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.663.000   -6.000   -0,22%
  • USD/IDR 16.917   7,00   0,04%
  • IDX 9.075   42,82   0,47%
  • KOMPAS100 1.256   8,05   0,64%
  • LQ45 889   7,35   0,83%
  • ISSI 330   0,23   0,07%
  • IDX30 452   3,62   0,81%
  • IDXHIDIV20 533   4,12   0,78%
  • IDX80 140   0,85   0,61%
  • IDXV30 147   0,15   0,10%
  • IDXQ30 145   1,19   0,83%

Presiden Endus Ada Gerakan Politik di Peringatan Hari Antikorupsi Nanti


Jumat, 04 Desember 2009 / 15:43 WIB
Presiden Endus Ada Gerakan Politik di Peringatan Hari Antikorupsi Nanti


Reporter: Hans Henricus | Editor: Tri Adi

JAKARTA. Radar Istana Kepresidenan menangkap sinyal adanya aksi pada peringatan Hari AntiKorupsi tanggal 9 Desember nanti. Presiden Susilo Bambang Yudhyono (SBY) mengaku sudah mencium adanya gerakan-gerakan yang bersifat politik dalam aksi peringatan antikorupsi yang diperingati seluruh masyarakat dunia.

Presiden mengatakan sudah mendapat informasi bahwa pada 9 Desember itu akan ada beragam gerakan-gerakan sosial. Sebagian, kata SBY, memang ada yang ingin benar-benar memperingati hari antikorupsi sedunia itu. "Tapi ada juga yang motifnya bukan itu, tapi motif politik yang tidak senantiasa terkait dengan langkah pemberantasan korupsi," ujar SBY saat dalam sambutannya membuka rapat kabinet evaluasi pelaksaan program 100 hari kabinet di Kantor Kepresidenan, Jumat (4/12).

Menurut SBY, mungkin saja dari gerakan politik pada tanggal 9 Desember nanti akan muncul tokoh-tokoh yang selama lima tahun lalu tidak pernah dia lihat kegigihannya dalam memberantas korupsi. "Ya, selamat datang kalau memang ingin betul-betul memberantas korupsi di negeri ini bersama-sama. Dengan demikian akan membawa manfaat bagi rakyat kita," ucap SBY.

Berkaitan dengan hiruk-pikuk Bank Century ada pihak yang memang benar-benar ingin tahu, ingin mendapatkan jawaban ada apa dengan Bank Century. Tapi juga ada yang tidak selalu berkaitan dengan rasa ingin tahu masyarakat tentang masalah Bank Century itu sendiri. Melainkan ada motivasi yang lain

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×