kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.663.000   -6.000   -0,22%
  • USD/IDR 16.917   7,00   0,04%
  • IDX 9.075   42,82   0,47%
  • KOMPAS100 1.256   8,05   0,64%
  • LQ45 889   7,35   0,83%
  • ISSI 330   0,23   0,07%
  • IDX30 452   3,62   0,81%
  • IDXHIDIV20 533   4,12   0,78%
  • IDX80 140   0,85   0,61%
  • IDXV30 147   0,15   0,10%
  • IDXQ30 145   1,19   0,83%

SBY Berjanji UKM Perempuan Jadi Target Utama KUR


Senin, 30 November 2009 / 11:44 WIB


Reporter: Hans Henricus | Editor: Tri Adi

JAKARTA. Begitu banyak perempuan yang terjun dalam sektor usaha kecil dan kegiatan ekonomi kreatif, yang merupakan salah satu andalan Pemerintah untuk menggenjot pertumbuhan ekonomi. Karena itu, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) berjanji UKM yang dikelola kaum perempuan bakal menjadi target utama kucuran KUR.

Sebab, kata SBY, usaha mikro dan kecil serta kegiatan ekonomi kreatif yang dikelola perempuan biasanya berjalan lancar, tidak boros, tidak ada korupsi, dan terkelola dengan baik. "Pemerintah dalam lima tahun mendatang akan menyalurkan sekitar Rp 100 triliun untuk membantu usaha mikro dan kecil, dan nanti saya akan mengutamakan yang banyak dikelola perempuan," janji SBY dalam peringatan sepuluh tahun kiprah Komisi Nasional Perempuan di Indonesia, Senin (30/11).

Sekadar informasi, dalam lima tahun ke depan Pemerintah berjanji akan menggelontorkan KUR sekitar Rp 2 triliun setiap tahun dengan gearing rasio Rp 10 triliun per tahun. Dengan begitu, total dana yang mengalir untuk KUR dalam lima tahun mendatang mencapai Rp 100 triliun

Ketua Komnas Perempuan Kamala Chandrakirana mengatakan, memang sudah seharusnya pemberdayaan perempuan, khususnya dalam bidang ekonomi menjadi salah satu agenda utama Pemerintah. "Hal ini merupakan upaya-upaya yang lebih luas dan tidak terpisah dari pemulihan perempuan," ujar Kamala.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×