Reporter: Nurtiandriyani Simamora | Editor: Tri Sulistiowati
KONTAN.CO.ID-JAKARTA. Presiden Prabowo Subianto menegaskan masyarakat tidak mampu tidak boleh dibebani biaya untuk mendapatkan bantuan sosial (bansos) atau program perlindungan sosial (perlinsos) dari pemerintah.
Ia mengatakan, digitalisasi pendaftaran bansos kini membuat masyarakat dapat mendaftar secara gratis sekaligus memangkas proses pemeriksaan kelayakan penerima bantuan.
Menurut Prabowo, sebelumnya keluarga tidak mampu harus mengeluarkan sekitar Rp 150.000 untuk perjalanan, pengurusan dokumen, fotokopi, hingga kehilangan waktu kerja ketika mendaftarkan diri untuk mendapatkan bantuan.
Baca Juga: Puan soroti 8 Pekerjaan Rumah PR pemerintah, Termasuk PHK hingga Perlindungan Pekerja
"Sekarang pendaftaran dapat dilakukan tanpa biaya, gratis. Pemeriksaan kelayakan yang sebelumnya dapat memakan waktu 75 sampai 200 hari, kini dapat diselesaikan dalam hitungan menit atau jam," ujar Prabowo dalam Pidato Kenegaraan pada Sidang Tahunan MPR RI bersama DPR RI dan DPD RI, Jumat (14/8).
Prabowo menegaskan, masyarakat miskin seharusnya tidak perlu mengeluarkan uang hanya untuk membuktikan bahwa mereka tidak mampu.
"Rakyat yang tidak mampu tidak boleh bayar untuk membuktikan bahwa ia tidak mampu. Rakyat juga tidak boleh berkali-kali menyerahkan data yang sebenarnya sudah dimiliki oleh negara," tegasnya.
Menurut Prabowo, digitalisasi tersebut diperlukan agar perlindungan sosial semakin tepat sasaran, mudah, dan bermartabat.
Saat ini, digitalisasi pendaftaran bantuan sosial untuk Program Keluarga Harapan (PKH) telah berjalan di 153 kabupaten dan kota pada 38 provinsi. Lebih dari 3 juta keluarga telah terdaftar melalui sistem tersebut.
Pemerintah menargetkan digitalisasi tersebut dapat menjangkau 49 juta keluarga atau lebih dari separuh keluarga Indonesia ketika implementasi dilakukan secara nasional.
Prabowo mengatakan digitalisasi tidak akan berhenti pada PKH. Pemerintah akan memperluas sistem tersebut ke seluruh program bantuan sosial, bantuan pemerintah, dan subsidi.
"Digitalisasi pada program perlindungan sosial harus kita terus perluas pada semua program bantuan sosial, bantuan pemerintah, dan juga subsidi," ujar Prabowo.
Ia mengatakan perluasan digitalisasi merupakan bagian dari implementasi agenda perlindungan dan kesejahteraan rakyat yang terintegrasi. Kebijakan tersebut juga ditujukan untuk meningkatkan ketepatan sasaran, transparansi, serta kemudahan bagi masyarakat Indonesia.
Selain memangkas biaya, digitalisasi juga membuat proses pemeriksaan kelayakan penerima bantuan menjadi jauh lebih singkat. Prabowo menyebut proses yang sebelumnya membutuhkan waktu 75 hingga 200 hari kini dapat diselesaikan dalam hitungan menit atau jam.
Prabowo menilai proses administrasi yang mengharuskan masyarakat berkali-kali menyerahkan data yang sebenarnya telah dimiliki negara tidak seharusnya terus terjadi. Karena itu, pemerintah mendorong pemanfaatan data yang telah dimiliki negara untuk mempercepat sekaligus mempermudah akses masyarakat terhadap program perlindungan sosial.
Bagi Prabowo, bantuan sosial juga bukan ditujukan untuk menggantikan kerja keras masyarakat. Ia bahkan mengundang Susana dari Kabupaten Bogor yang bekerja sebagai buruh harian untuk datang ke DPR sebagai percontohan kesuksesan Program Keluarga Harapan (PKH) dan Program Sembako yang disebut Prabowo berhasil membantu menjaga pendidikan anak-anak Susana.
Prabowo juga turut mengundang Margaretha Lita Roy dari Kupang, Nusa Tenggara Timurm, yang disebut sejak kecil hidup dalam kesulitan dan tidak pernah mengenyam pendidikan. Pada usia 38 tahun, Margaretha masih berdagang sekaligus merawat tantenya yang berusia 80 tahun. Bantuan sosial berupa beras dan minyak menjadi salah satu penopang keluarganya.
"Negara hadir bukan untuk mengganti kerja keras rakyat, negara hadir agar kerja keras rakyat tidak sia-sia," kata Prabowo.
Baca Juga: Prabowo: DSI Akan Kelola Semua Komoditas Ekspor di 25 Provinsi di Indonesia
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













![[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI](https://fs-media.kontan.co.id/kstore/upload/brand_images/brand_images_22072614202900.jpg)
