Reporter: Nurtiandriyani Simamora | Editor: Anna Suci Perwitasari
KONTAN.CO.ID-JAKARTA. Presiden Prabowo Subianto menyebut PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI) dalam waktu dekat akan mengelola seluruh komoditas ekspor strategis Indonesia, dan tdak lagi terbatas pada tiga komoditas yang saat ini telah dimonitor DSI.
Prabowo mengatakan, pengawasan DSI juga akan diperluas ke 50 pelabuhan yang tersebar di 25 provinsi di Indonesia.
"Bayangkan kalau dalam waktu yang akan datang, semua komoditas ekspor akan dimonitor dan dikelola DSI, berapa peningkatan yang akan masuk ke negara," ujar Prabowo dalam pidatonya pada Pengantar Sidang Tahunan MPR RI bersama DPR RI dan DPD RI, Jumat (14/8/2026).
Menurut Prabowo, langkah tersebut diperlukan untuk memastikan kekayaan dan komoditas Indonesia memberikan manfaat yang lebih besar bagi negara dan masyarakat.
Baca Juga: Menteri Hukum: RUU Perampasan Aset Sedang Dalam Tahap Uji Publik
"Kita tidak ingin lagi bangsa Indonesia dicurangi. Kekayaan Indonesia tidak boleh memperkaya segelintir orang apalagi di luar negeri, dan meninggalkan rakyatnya sendiri hidup susah. Ini bukan saja tidak adil, ini bukan sikap negara yang pandai," tegasnya.
Prabowo menyoroti praktik perdagangan ketika barang yang merupakan milik Indonesia justru ditentukan harganya oleh pihak lain.
"Barang kita, milik kita, orang lain yang tentukan harganya. Ini melanggar prinsip ekonomi, melanggar prinsip pasar," katanya.
Prabowo juga menyebut langkah pembentukan dan pengoperasian DSI mendapat penilaian positif dari sejumlah lembaga internasional.
"Dan pihak-pihak rating agency dan lembaga keuangan mengatakan DSI langkah positif bagi Indonesia, mereka yang mengatakan, bukan kita," ujarnya.
Baca Juga: Prabowo Klaim Penghasilan Ojol Naik Signifikan, Ada yang Tembus 3 Kali Lipat
Ia menegaskan pemerintah tetap terbuka terhadap masukan dari pihak lain, tetapi akan terus menjalankan kebijakan yang diyakini berada di jalur yang benar.
"Kita menghargai semua masukan, tapi kalau kita yakin kita di jalan yang benar, kita akan terus kerja, kita tidak mau dibuat repot oleh bangsa lain, tapi kita terbuka terhadap masukan," kata Prabowo.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













![[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI](https://fs-media.kontan.co.id/kstore/upload/brand_images/brand_images_22072614202900.jpg)
