kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.615.000   -20.000   -0,76%
  • USD/IDR 18.110   -15,00   -0,08%
  • IDX 6.040   1,68   0,03%
  • KOMPAS100 789   0,53   0,07%
  • LQ45 599   -3,49   -0,58%
  • ISSI 210   2,97   1,43%
  • IDX30 339   -1,95   -0,57%
  • IDXHIDIV20 422   -0,99   -0,24%
  • IDX80 90   0,01   0,01%
  • IDXV30 116   1,09   0,96%
  • IDXQ30 109   -0,38   -0,35%

PKN: Pemutusan JPMorgan dilakukan di segala bidang


Senin, 02 Januari 2017 / 23:22 WIB


Reporter: Ghina Ghaliya Quddus | Editor: Rizki Caturini

JAKARTA. Pemerintah melalui Kementerian Keuangan Dirjen Perbendaharaan lewat surat nomor S-10023/PB/2016 telah memutuskan hubungan kerja sama dengan JPMorgan Chase Bank yang berlaku secara efektif sejak 1 Januari 2017.

Pemutusan kontrak kerja tersebut menurut surat tertanggal 9 Desember 2016 itu sesuai dengan undangan Direktur PKN No. S-330/PB.3/2016 tanggal 29 November.

JPMorgan di Indonesia berperan sebagai bank persepsi dan agen penjual utama (primary dealer) surat utang pemerintah. Direktur Pengelolaan Kas Negara (PKN) Rudy Widodo mengatakan, sebelum surat dari Dirjen Perbendaharaan dikeluarkan, Menteri Keuangan terlebih dulu mengirim surat pemutusan hubungan dengan JPMorgan.

“Surat yang dikeluarkan oleh Dirjen Perbendaharaan adalah lanjutan dari surat Menkeu sebelumnya,” katanya saat dihubungi KONTAN, Senin (2/1). “(Pemutusan) di segala bidang. Bidang tersebut salah satunya adalah hubungan JPMorgan dengan Pemerintah sebagai bank persepsi,” lanjutnya.

Ia mengatakan, pemutusan kontrak dengan JPMorgan ini bermula dari riset yang dikeluarkan JPMorgan di bulan November 2016. Riset itu merekomendasikan downgrade rating atau penurunan dua level terhadap asset allocation Indonesia.

Rudy melanjutkan, setelah adanya riset itu, Kemenkeu bereaksi lantaran visi misi JPMorgan sudah tak sejalan dengan pemerintah. “Diturunkan dari overweight menjadi underweight,” katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Teori, Strategi & Taktik Penagihan Kredit/ Piutang Macet Secara Dini & Terintegrasi Serta Efisien & Efektif

[X]
×