kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Petugas Haji Siaga Dampingi Jemaah Lansia yang Berangkat Tanpa Pendamping


Kamis, 14 Mei 2026 / 16:56 WIB
Petugas Haji Siaga Dampingi Jemaah Lansia yang Berangkat Tanpa Pendamping
ILUSTRASI. Membantu jemaah lansia tanpa mahram jadi prioritas utama. Petugas haji terlatih khusus, memastikan ibadah aman dan nyaman. (KONTAN/Siti Masitoh)


Reporter: Siti Masitoh | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID – MADINAH. Sejumlah jemaah lanjut usia (lansia) menunaikan ibadah haji tahun ini tanpa didampingi keluarga maupun mahram. Meski berangkat secara mandiri, para jemaah tetap mendapatkan pendampingan dari petugas haji yang telah disiapkan oleh pemerintah guna memastikan ibadah berjalan aman dan nyaman.

Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) menegaskan bahwa petugas haji telah dibekali pelatihan khusus untuk mendukung kebutuhan jemaah, terutama lansia yang memerlukan perhatian lebih selama berada di Tanah Suci.

Sekretaris Jenderal Kemenhaj, Teguh Dwi Nugroho, mengatakan para petugas telah menjalani pelatihan intensif selama 20 hari di Asrama Haji dan tambahan pelatihan daring selama 10 hari sebelum bertugas.

"Kita harapkan meskipun para jemaah haji ini tidak didampingi oleh mahromnya atau keluarganya kami harapkan para petugas haji bisa membantu mereka," kata Teguh di Bandara King Abdulaziz, Jeddah, Rabu (13/5/2026).

Baca Juga: PPIH Arab Saudi 2026 Bentuk Satuan Operasi Armuzna untuk Kelancaran Puncak Haji

Menurut Teguh, berbagai laporan yang diterima menunjukkan bahwa para petugas haji telah menjalankan tugas dengan baik dalam membantu jemaah, termasuk mereka yang berangkat tanpa pendamping keluarga.

Ia menyampaikan bahwa para jemaah lansia merasa terbantu berkat respons cepat dan kesiapsiagaan petugas selama proses ibadah berlangsung.

“Banyak laporan dari para jemaah yang tanpa pendamping karena ketangkasan dan kegesitan dari para petugas haji, mereka sudah merasa bahwa meskipun tidak ada pendamping mereka sudah bisa merasa nyaman seperti itu dalam melaksanakan ibadah," ucapnya.

Selain memastikan pelayanan bagi jemaah lansia, Kemenhaj juga mencatat proses kedatangan jemaah haji Indonesia ke Arab Saudi berjalan lancar. Hingga pertengahan Mei 2026, sebanyak 74% jemaah haji telah tiba melalui Bandara Madinah maupun Jeddah.

Baca Juga: PPIH: Hampir 88 Ribu Jemaah Haji Indonesia Sudah Ambil Miqat di Bir Ali

Teguh menyebut, total 387 kelompok terbang (kloter) telah diberangkatkan dari Indonesia dari total sekitar 221 ribu jemaah haji tahun ini.

"Tentu kami mengucapkan banyak terima kasih kepada para kepala embarkasi di Tanah Air yang sudah mempersiapkan penyiapan pemberangkatan jemaah Haji kita," ucapnya.

Ia juga mengapresiasi seluruh pihak di embarkasi yang telah memastikan proses keberangkatan jemaah berjalan tertib dan lancar sejak dari Tanah Air.

"Dan Alhamdulillah, semua yang sudah direncanakan dan sudah dilakukan oleh teman-teman di embarkasi ini sudah berjalan dengan baik dan lancar," sambungnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×