kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.651.000   11.000   0,42%
  • USD/IDR 17.971   -42,00   -0,23%
  • IDX 5.745   49,44   0,87%
  • KOMPAS100 744   8,79   1,19%
  • LQ45 565   8,75   1,57%
  • ISSI 199   0,85   0,43%
  • IDX30 321   4,92   1,56%
  • IDXHIDIV20 395   5,89   1,52%
  • IDX80 85   1,16   1,39%
  • IDXV30 107   1,21   1,14%
  • IDXQ30 103   1,26   1,24%

Pertumbuhan Konsumsi Rumah Tangga Kuartal II-2023 Akan Lebih Tinggi, Ini Pendorongnya


Kamis, 06 April 2023 / 19:12 WIB
ILUSTRASI. Pertumbuhan konsumsi rumah tangga kuartal II-2023 diperkirakan lebih tinggi dari periode sama tahun sebelumnya. KONTAN/Baihaki/


Reporter: Bidara Pink | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pertumbuhan konsumsi rumah tangga kuartal II-2023 diperkirakan lebih tinggi dari periode sama tahun sebelumnya. 

Ekonom Bank Danamon Irman Faiz mengungkapkan, ini salah satunya didorong oleh momen Ramadan yang mengungkit aktivitas belanja. 

Selain aktivitas belanja yang meningkat, Faiz juga melihat sejumlah indikator dini konsumsi rumah tangga yang meningkat. 

Baca Juga: Belanja Masyarakat Meningkat Memasuki Ramadan

"Indikator lain menunjukkan peningkatan, sepetri penjualan eceran, kepercayaan konsumen, juga penjualan motor," terang Faiz kepada Kontan.co.id, Kamis (6/4). 

Dari perhitungan Faiz, pertumbuhan konsumsi rumah tangga kuartal II-2023 akan sebesar 5,5%-5,8% secara tahunan. 

INi lebih tinggi dari pertumbuhan konsumsi rumah tangga kuartal II-2022 yang sebesar 5,51% secara tahunan. 

Faiz bilang, pertumbuhan konsumsi rumah tangga pada kuartal ini mungkin menjadi puncak pertumbuhan konsumsi rumah tangga. 

Ini sesuai dengan pola musiman, di mana pada saat Ramadan dan Lebaran menjadi puncak pertumbuhan konsumsi rumah tangga. 

Baca Juga: Redam Inflasi Saat Ramadan dan Idul Fitri, Pemerintah Akan Jaga Pasokan Pangan

Meski begitu, ia tetap melihat pertumbuhan konsumsi rumah tangga sudah pulih setelah sempat tersendat akibat pandemi Covid-19. 

Namun, tetap ada risiko paparan perlambatan ekonmi global yang bisa memengaruhi tingkat belanja masyarakat. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×