kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Dukung Mobilisasi Program Ketahanan Pangan Nasional, Kapal Swasta Dikerahkan


Sabtu, 15 Agustus 2026 / 17:24 WIB
Dukung Mobilisasi Program Ketahanan Pangan Nasional, Kapal Swasta Dikerahkan
ILUSTRASI. Uji kesiapan dan kelayakan KM Sabuk Nusantara 76 (ANTARAFOTO/Adiwinata Solihin)


Reporter: kompas.com | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Pertahanan (Kemenhan) menjelaskan penggunaan kapal pesiar milik pengusaha Andi Syamsuddin Arsyad atau Haji Isam yang terlihat menggunakan logo instansi pemerintah.

Kemenhan menyebut kapal tersebut merupakan aset swasta yang dikerahkan untuk mendukung operasional program ketahanan pangan nasional.

Kepala Biro Informasi Pertahanan Kemenhan Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait mengatakan kapal tersebut digunakan untuk mobilisasi kebutuhan program ketahanan pangan di sejumlah wilayah Indonesia. 

Baca Juga: Data Lahan Tak Sinkron, CORE Menilai Ini Akar Masalah Program Ketahanan Pangan

Penggunaannya antara lain mencakup Wanam, Papua Selatan, serta sejumlah wilayah di Kalimantan dan Sumatera.

"Kepemilikan kapal tetap berada pada pihak swasta, sedangkan penggunaannya diarahkan untuk mendukung program ketahanan pangan nasional," kata Rico di Jakarta, Jumat (14/8/2026).

Rico menjelaskan, penggunaan logo Kemhan pada kapal berkaitan dengan fungsi kapal tersebut saat mendukung pelaksanaan program pemerintah. Dengan demikian, penggunaan kapal oleh negara tidak mengubah status kepemilikannya yang tetap berada di tangan pihak swasta.

Kapal tersebut dikerahkan untuk menunjang kegiatan dan mobilisasi kebutuhan di wilayah yang menjadi bagian dari pelaksanaan program ketahanan pangan. 

Baca Juga: BTN Tancap Gas Dukung Program 3 Juta Rumah, Klaim Picu Pertumbuhan Ekonomi

Kemhan menilai dukungan sarana logistik menjadi salah satu bagian penting dalam menjalankan program tersebut, terutama di wilayah dengan kebutuhan mobilisasi yang tinggi.

Kemhan menegaskan bahwa polemik mengenai logo dan kepemilikan kapal perlu dipisahkan dari fungsi penggunaannya. 

Kapal tetap merupakan milik swasta, sementara pemanfaatannya dilakukan untuk mendukung kepentingan program ketahanan pangan nasional.

Sumber: https://nasional.kompas.com/read/2026/08/15/15562111/kemhan-klarifikasi-logo-instansi-di-kapal-milik-swasta-untuk-mobilisasi.
 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×