kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |

Pertamina pasok avtur untuk penanganan karhutla di Riau


Kamis, 19 September 2019 / 10:54 WIB

Pertamina pasok avtur untuk penanganan karhutla di Riau
Pertamina pasok avtur untuk penanganan karhutla


KONTAN.CO.ID - PEKANBARU. PT Pertamina memberikan dukungan dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan di wilayah Pekanbaru dengan memasok avtur dalam upaya penanganan.

Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per Sabtu (14/9), indeks standar pencemar udara (ISPU) tertinggi di wilayah Pekanbaru mencapai 269, Dumai 170, Rohan Hilir 141, Siak 125, Bengkalis 121, dan Kampar 113. 

Kualitas udara yang diukur dengan ISPU memiliki kategori baik (0 - 50), sedang (51 - 100), tidak sehat (101 - 199), sangat tidak sehat (200 - 299), dan berbahaya (lebih dari 300). BNPB juga mencatat bahwa luas lahan yang terbakar mencapai 49.266 hektare. Terdiri dari 40.553 hektare lahan gambut dan 8.713 hektare lahan mineral.

Baca Juga: Kemenpar masih menghitung kerugian sektor pariwisata akibat kabut asap

Unit Manager Comm, Rel & CSR Marketing Operation Region (MOR) I Roby Hervindo mengungkapkan, Pertamina mendukung BNPB dalam menanggulangi karhutla dengan mengoperasikan satu unit refueller produk Avtur dengan kapasitas 16 Kilo Liter (KL). Refueller dikirimkan  ke Bandara Japura Rengat dari Bandara Sultan Syarif Khasim (SSK) II dan sudah beroperasi sejak Rabu (11/09) pekan lalu.

“Rata-rata konsumsi avtur untuk helikoper water bombing BNPB sebesar 4 ribu liter per hari. Kami juga mengirimkan tim refueling dan awak bridger, khusus untuk memenuhi kebutuhan bahan bakar helikopter. Avtur dikirimkan dari bandara SSK II," ujar Roby dalam siaran persnya, Kamis (19/8).

Selain itu, Pertamina MOR I Branch Riau juga membagikan 5.300 masker kepada konsumen yang dibagikan di 53 SPBU wilayah Riau. Adapun, untuk masyarakat di sekitar Terminal BBM (TBBM) Sei Siak, dibagikan sebanyak 500 masker beserta makanan tambahan seperti vitamin dan susu.

Baca Juga: Peringatan dini BMKG: Hari ini waspada penurunan jarak pandang dan kualitas udara

Dari sisi operasional distribusi BBM, Roby memastikan, kabut asap tidak menghambat penyaluran ke SPBU. Hingga September 2019, lebih dari 563 juta liter Premium telah disalurkan. Sementara konsumsi Pertamax Series mencapai 15,3 juta liter.

Sementara untuk solar bersubsidi, tercatat sebanyak 568 juta liter telah tersalurkan. Untuk Dex Series, total konsumsi sebanyak 4,8 juta liter.

“Kami terus mendorong agar konsumen menggunakan BBM berkualitas seperti Pertamax dan Dex. Karena bahan bakar ini lebih ramah lingkungan, mengurangi polusi asap," kata Roby.


Reporter: Filemon Agung
Editor: Yoyok

Video Pilihan

Terpopuler

Close [X]
×