kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Perpanjangan pendaftaran pilkada hari ke-2 sepi


Senin, 10 Agustus 2015 / 17:59 WIB


Reporter: Maizal Walfajri | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Pendaftaran pasangan calon kepala daerah diperpanjang sejak kemarin. Memasuki hari kedua perpanjangan, hari ini, Senin (10/8), belum ada pendaftar baru. 

"Hingga penutupan pendaftaran hari kedua pukul 16.00 WIB, tidak ada yang mendaftar lagi. Kami dengar ada yang daftar di Pacitan, tapi tidak lengkap, sebagian pengurus tidak datang," ungkap Komisioner Hadar Nafis Gumay di kantor Komisi Pemilihan Umum, Senin.

Hadar menilai, sosialisasi yang dilakukan oleh KPU sudah cukup. "KPU daerah telah melakukan pengumuman di kantor dan laman resmi KPU Daerah, menyosialisasi melaui media, dan mengundang parpol untuk berdiskusi," jelas dia.

Jika besok masih sepi pendaftar baru, KPU akan menunda pilkada di tujuh daerah yang kekurangan pasangan calon kepala daerah menjadi Februari 2017. 

Asal tahu saja, KPU kembali membuka pendaftaran peserta Pilkada di tujuh daerah yang belum memenuhi syarat memiliki minimal dua pasangan calon. Masa pendaftaran pilkada di tujuh daerah tersebut diperpanjang mulai 9 Agustus hingga 11 Agustus. Sosialisasi telah dilakukan sejak tanggal 6 lalu.

Adapun tujuh daerah yang akan dibuka kembali pendaftaraanya adalah Kabupaten Tasikmalaya (Jawa Barat), Kota Mataram (Nusa Tenggara Barat), Kota Samarinda (Kalimantan Timur), Kabupaten Timur Tengah Utara (Nusa Tenggara Timur), Kabupaten Pacitan, Kabupaten Blitar, Kota Surabaya (Jawa Timur).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×