kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   14.000   0,48%
  • USD/IDR 16.830   2,00   0,01%
  • IDX 8.132   99,86   1,24%
  • KOMPAS100 1.146   13,97   1,23%
  • LQ45 829   8,49   1,03%
  • ISSI 288   4,60   1,62%
  • IDX30 431   4,26   1,00%
  • IDXHIDIV20 519   5,74   1,12%
  • IDX80 128   1,62   1,28%
  • IDXV30 141   1,99   1,43%
  • IDXQ30 140   1,49   1,07%

Penyebab inflasi diproyeksi meningkat pada semester II 2021


Selasa, 05 Januari 2021 / 09:58 WIB
Penyebab inflasi diproyeksi meningkat pada semester II 2021
ILUSTRASI. Penyebab inflasi diproyeksi meningkat pada semester II 2021


Reporter: Bidara Pink | Editor: Noverius Laoli

Selain tingkat inflasi, yang membuat bank sentral masih memiliki ruang untuk penurunan suku bunga adalah tren apresiasi nilai tukar rupiah, ekspektasi pemulihan ekonomi global, dan surplus neraca perdagangan.

“Dan di tahun ini, kami memperkirakan kalau otoritas moneter akan mulai mempertimbangkan pengurangan quantitative easing (QE),” tambahnya.

Lebih lanjut, prospek inflasi dan prospek perekonomian di tahun ini juga memiliki risiko. Risiko datang dari peningkatan jumlah kasus dan ketidakpastian varian Covid-19, serta efektivitas vaksin.

Selanjutnya: BPS catat inflasi bulanan pada Desember 2020 sebesar 0,45%

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×