kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Penyebab inflasi diproyeksi meningkat pada semester II 2021


Selasa, 05 Januari 2021 / 09:58 WIB
ILUSTRASI. Penyebab inflasi diproyeksi meningkat pada semester II 2021


Reporter: Bidara Pink | Editor: Noverius Laoli

Selain tingkat inflasi, yang membuat bank sentral masih memiliki ruang untuk penurunan suku bunga adalah tren apresiasi nilai tukar rupiah, ekspektasi pemulihan ekonomi global, dan surplus neraca perdagangan.

“Dan di tahun ini, kami memperkirakan kalau otoritas moneter akan mulai mempertimbangkan pengurangan quantitative easing (QE),” tambahnya.

Lebih lanjut, prospek inflasi dan prospek perekonomian di tahun ini juga memiliki risiko. Risiko datang dari peningkatan jumlah kasus dan ketidakpastian varian Covid-19, serta efektivitas vaksin.

Selanjutnya: BPS catat inflasi bulanan pada Desember 2020 sebesar 0,45%

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×