kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.598.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 17.771   78,00   0,44%
  • IDX 6.464   26,76   0,42%
  • KOMPAS100 853   2,60   0,31%
  • LQ45 649   1,87   0,29%
  • ISSI 224   1,17   0,52%
  • IDX30 361   1,69   0,47%
  • IDXHIDIV20 451   3,15   0,70%
  • IDX80 97   0,30   0,31%
  • IDXV30 124   0,73   0,59%
  • IDXQ30 116   0,64   0,56%

Pentingnya THR bagi kelompok masyarkat yang belum tersentuh program pemerintah


Selasa, 21 April 2020 / 06:30 WIB
ILUSTRASI.


Reporter: | Editor: Syamsul Azhar

Buruh akan menolak keras usulan penundaan pembayaran THR yang diminta oleh para pengusaha yang sudah menikmati berbagai fasilitas perpajakan dari pemerintah.

"Kami mendesak pemberian THR diberikan penuh 100%, H-7 sebelum hari raya (Idul Fitri)," ujar Ketua Departemen Komunikasi dan Media KSPI, Kahar S. Cahyono kepada KONTAN, Senin (20/4).

Baca Juga: Harga Minyak Mentah US$ 11,82 per barel, begini nasib ke penerimaan negara 2020

THR ini tak hanya menjaga daya beli buruh, tapi akan membantu menjaga agar ekonomi tidak anjlok lebih dalam. 

Ekonom Centre of Reform on Economics (Core) Indonesia, Yusuf Rendy melihat THR mampu mempertahankan daya beli di tengah pandemi. 

Dengan adanya daya beli, maka konsumsi rumah tangga masih bisa bertahan. Sebagai contoh, pada kuartal kedua tahun 2019 konsumsi rumah tangga tumbuh mencapai 5,17% dengan kontribusi terhadap struktur PDB mencapai 55,79%.

Baca Juga: Infrastruktur ditunda, anggaran digunting

Adapun Puasa dan Lebaran 2019 lalu jatuh pada kuarta II. Pada periode itu, total konsumsi masyarakat terhadap produk domestik bruto mencapai  55,83% atau senilai Rp 2.213,3 triliun.

"Jika tidak ada THR konsumsi rumah tangga makin turun," tandasnya.

SELANJUTNYA>>>




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×