kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.668.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.865   7,00   0,04%
  • IDX 6.117   -60,45   -0,98%
  • KOMPAS100 795   -13,93   -1,72%
  • LQ45 599   -10,20   -1,67%
  • ISSI 213   0,20   0,09%
  • IDX30 339   -6,02   -1,75%
  • IDXHIDIV20 415   -6,04   -1,43%
  • IDX80 90   -1,62   -1,76%
  • IDXV30 112   -1,00   -0,89%
  • IDXQ30 108   -1,93   -1,75%

Pemerintah Klaim Positif Hasil Negosiasi Tarif Dagang dengan AS


Jumat, 30 Januari 2026 / 07:35 WIB
Pemerintah Klaim Positif Hasil Negosiasi Tarif Dagang dengan AS
ILUSTRASI. Neraca dagang pada November 2025 surplus (ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto)


Reporter: Dendi Siswanto | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah mengklaim membukukan hasil positif dari diplomasi tarif dagang  dengan Amerika Serikat (AS). 

Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono Moegiarso menyebut, negosiasi dengan Kantor Perwakilan Dagang AS (USTR) menghasilkan kesepakatan yang dinilai optimal bagi Indonesia.

Meski belum merinci komoditasnya, pemerintah memastikan sejumlah produk unggulan berorientasi ekspor ke AS akan memperoleh perlakuan tarif yang lebih bersahabat. 

Baca Juga: Negosiasi Tarif Indonesia–AS Capai Hasil Optimal, Pemerintah Sebut Ada “Kejutan”

"Nanti akan ada surprise untuk beberapa komoditas dengan ekspor besar ke AS," kata Susiwijono, Kamis (29/1/2026).

Pemerintah berharap hasil diplomasi ini memperluas akses produk nasional ke pasar AS, memperkuat daya saing ekspor, dan memberi dorongan awal bagi pertumbuhan ekonomi pada kuartal I-2026.

Di sisi lain, pemerintah mengakui dinamika global masih penuh ketidakpastian.

Susiwijono menyinggung kecenderungan Presiden AS Donald Trump yang kerap menjadikan tarif sebagai instrumen geopolitik, memicu gangguan rantai pasok dan menambah risiko bagi perdagangan internasional.

Baca Juga: Soal Update Negosiasi Tarif Trump, Kemenko Perekonomian: Bakal Ada Kejutan

Dalam konteks tersebut, pemerintah menegaskan diplomasi tarif menjadi kunci untuk menjaga kepentingan ekspor Indonesia di tengah tekanan dan perubahan kebijakan dagang global.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value How to Manage Your Gen Z Salespeople?

[X]
×