kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR14.830
  • SUN92,51 0,63%
  • EMAS614.076 0,33%

Penjualan eceran naik karena musiman, konsumsi belum mampu dongkrak ekonomi

Rabu, 11 Juli 2018 / 20:30 WIB

Penjualan eceran naik karena musiman, konsumsi belum mampu dongkrak ekonomi
ILUSTRASI. Suasana pasar tradisional



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Meski penjualan eceran kuartal II-2018 terindikasi tumbuh lebih tinggi dibanding kuartal I-2018 dan kuartal II-2017, ekonom menilai hal itu terjadi karena pola musiman. Konsumsi rumah tangga sepanjang tahun diperkirakan belum akan membaik secara signifikan.

Hasil survei penjualan eceran yang dilakukan oleh Bank Indonesia (BI) menunjukkan, Indeks Penjualan Riil (IPR) Mei 2018 tumbuh 8,3% year on year (yoy), naik dua kali lipat dibanding bulan sebelumnya. Namun di Juni, pertumbuhan IPR melambat menjadi 6,8% yoy.


Dengan demikian, pertumbuhan IPR kuartal II-2018 tercatat 6,4% yoy, jauh lebih tinggi dibanding kuartal I-2018 yang sebesar 0,7% yoy dan dibanding kuartal II-2017 yang sebesar 4,9% yoy.

Direktur Riset Center of Reform on Economy (CORE) Piter Abdullah mengatakan, tingginya penjualan eceran di Mei tahun ini lantaran Ramadan bergeser lebih maju dibanding Mei tahun lalu, sehingga penjualan meningkat. Sementara di Juni, momen lebaran hanya sampai pertengahan bulan, tak seperti tahun lalu yang ada di akhir bulan, yang menyebabkan pertumbuhan penjualan eceran melambat.

"Di Juni, kalau tahun lalu mendekati lebaran sehingga konsumsi di Juni tahun lalu besar. Sedangkan Juni tahun ini hanya separuh lebaran karena sudah selesai," kata Piter kepada Kontan.co.id, Rabu (11/7).

Meski begitu, pertumbuhan penjualan eceran di kuartal II-2018 yang lebih tinggi juga karena adanya pola musiman yang diikuti upaya pemerintah yang lebih intensif. Upaya pemerintah yang dimaksud yaitu adanya program padat karya tunai dan pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) yang lebih tinggi.

"Tapi secara keseluruhan saya belum lihat konsumsi membaik. Ini kan satu lonjakan dalam satu pola musiman dan dia harus mengkompensasi kuartal pertama yang masih rendah dan kuartal-kuartal berikutnya," tambah Piter.

Piter memproyeksi, pertumbuhan konsumsi rumah tangga kuartal II-2018 sekitar 5,05% yoy, sedikit lebih tinggi dari kuartal I-2018 yang sebesar 4,95% yoy. Sepanjang tahun, konsumsi rumah tangga diperkirakan hanya akan ada sedikit di atas 5% yoy.

"Konsumsi saya lihat belum cukup mendorong pertumbuhan ekonomi tahun ini," tandasnya. 

Piter memproyeksi, pertumbuhan ekonomi sepanjang 2018 hanya akan mencapai angka 5,1% yoy.


Reporter: Adinda Ade Mustami
Editor: Herlina Kartika

DAYA BELI KONSUMEN

TERBARU
Seleksi CPNS 2018
KONTAN TV
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2018 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0018 || diagnostic_api_kanan = 0.0709 || diagnostic_web = 0.3911

Close [X]
×