kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.837.000   27.000   0,96%
  • USD/IDR 16.991   62,00   0,37%
  • IDX 7.097   -67,03   -0,94%
  • KOMPAS100 977   -12,33   -1,25%
  • LQ45 719   -12,76   -1,74%
  • ISSI 250   -1,82   -0,73%
  • IDX30 391   -7,50   -1,88%
  • IDXHIDIV20 489   -9,60   -1,93%
  • IDX80 110   -1,54   -1,38%
  • IDXV30 134   -2,11   -1,54%
  • IDXQ30 128   -2,18   -1,68%

Penerbitan SBN harusnya memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi


Selasa, 26 November 2019 / 18:32 WIB
Penerbitan SBN harusnya memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi
ILUSTRASI. Pembukaan masa penawaran SBR007


Reporter: Bidara Pink | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Realisasi penerbitan Surat Berharga Negara (SBN) membengkak. Hingga November 2019, realisasi penerbitan SBN sudah mencapai Rp 457,67 triliun.

Menurut Direktur Eksekutif Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Tauhid Ahmad, dengan melihat kondisi perekonomian yang sekarang, langkah ini dilakukan karena penerbitah SBN merupakan pilihan utama untuk membiayai fiskal.

Baca Juga: Tutupi defisit APBN, realisasi penerbitan SBN capai Rp 457 triliun

"Apalagi dengan kondisi shortfall pajak kita yang bisa lebih dari Rp 140 triliun," kata Tauhid pada Kamis (26/11) di Jakarta.

Sejalan dengan membengkaknya realisasi penerbitan SBN, pemerintah juga memproyeksi akan ada pelebaran Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dari 1,84% dari PDB menjadi dalam kisaran 2% - 2,2% dari PDB.

Baca Juga: Penerbitan SBN membengkak jadi Rp 457,67 triliun, begini komentar Kemenkeu




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Financial Statement in Action

[X]
×