kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.641.000   -14.000   -0,53%
  • USD/IDR 18.035   45,00   0,25%
  • IDX 5.873   -113,12   -1,89%
  • KOMPAS100 763   -18,32   -2,34%
  • LQ45 583   -12,03   -2,02%
  • ISSI 203   -3,37   -1,63%
  • IDX30 330   -6,18   -1,83%
  • IDXHIDIV20 410   -5,48   -1,32%
  • IDX80 87   -1,95   -2,19%
  • IDXV30 111   -1,67   -1,48%
  • IDXQ30 107   -1,52   -1,40%

Pemerintah Siapkan PFII guna Tarik Pembiayaan Jangka Panjang Investor Global ke PSN


Rabu, 08 Juli 2026 / 22:04 WIB
Pemerintah Siapkan PFII guna Tarik Pembiayaan Jangka Panjang Investor Global ke PSN
ILUSTRASI. Progres pembangunan Bendungan Jenelata di Gowa (ANTARA FOTO/ARNAS PADDA)


Reporter: Nurtiandriyani Simamora | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah menegaskan pembentukan kawasan Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII) ditujukan untuk mempermudah investor global dan perusahaan asing menyalurkan pembiayaan bagi proyek-proyek strategis di Indonesia.

Direktur Jenderal Stabilitas dan Pengembangan Sektor Keuangan Kementerian Keuangan, Herman Saheruddin, mengatakan, melalui kawasan khusus tersebut, pemerintah berharap arus pendanaan jangka panjang dapat meningkat dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

Menurut Herman, keunggulan PFII dibandingkan pusat keuangan internasional lain adalah besarnya potensi sumber daya alam yang dimiliki Indonesia. Keberadaan kawasan tersebut diharapkan menjadi wadah bagi investor asing untuk membiayai proyek-proyek strategis berbasis sumber daya alam dengan mekanisme yang lebih sederhana dan berstandar internasional.

"Natural resources kita kan banyak yang belum digali. Siapa tahu di dalam financial center ini pembiayaan terhadap proyek-proyek strategis itu bisa diolah di sini dan dibiayai oleh asing," kata Herman saat ditemui di Gedung DPR, Selasa (8/7/2026).

Baca Juga: RUU PFII Masih Digodok, Pemerintah Tetap Ikuti Standar Global Minimum Tax

Selama ini, lanjut Herman, investor asing yang ingin membiayai proyek di Indonesia harus mengikuti berbagai aturan atau civil law yang dinilai cukup kompleks. Melalui PFII, pemerintah ingin menyediakan kawasan khusus dengan tata kelola yang mengadopsi praktik internasional sehingga proses pembiayaan dapat berlangsung lebih efisien.

"Kalau sekarang asing mau membiayai proyek kita harus comply dengan berbagai aturan yang ada di domestik. Kalau mau cepat, ya kita sediakan kawasan khusus yang terbatas, jadi nanti praktik-praktiknya memakai international standard," jelasnya.

Terkait konsep tematik yang akan diusung PFII, Herman belum bersedia mengungkapkan detailnya. Ia hanya meminta publik menunggu hingga pemerintah menyelesaikan pembahasan regulasi.

"Nanti tunggu saja," ucapnya singkat saat ditanya apakah Indonesia akan memiliki tema khusus seperti Malaysia yang mengembangkan pusat keuangan syariah.

Mengenai potensi investasi yang sebelumnya diperkirakan mencapai Rp 500 triliun, Herman menjelaskan target tersebut pada tahap awal difokuskan untuk satu kawasan PFII terlebih dahulu.

Baca Juga: Pemerintah Tegaskan Pembentukan PFII Tidak Libatkan APBN, Tapi Andalkan Danantara

"Intinya kita mungkin satu dulu. Yang penting workable dulu," katanya.

Ia menegaskan, tujuan utama pembentukan PFII adalah menarik investasi dan memperbesar masuknya pembiayaan jangka panjang ke Indonesia.

"Ya investasi. Intinya kita ingin agar pendanaan jangka panjang masuk," pungkas Herman.

Herman juga menyebut konsep PFII tentunya akan dirancang agar mampu bersaing dengan berbagai pusat keuangan internasional di negara lain. Karena menawarkan berbagai insentif, kawasan tersebut juga akan memiliki aturan khusus yang mengacu pada standar internasional.

"Kalau masuk ke sini, karena insentifnya banyak, pasti aturan-aturannya tidak sederhana. Tetapi yang penting aturan ini juga kompetitif, sama dengan financial center yang lain. Pokoknya kita bisa bersaing dengan financial center yang lain," ujarnya.

Baca Juga: Pemerintah Optimistis PFII Berpotensi Tarik Investasi Global hingga Rp 500 Triliun

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Analisis Untukmu

Berita ini artinya apa buat kamu?

Tag


TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Teori, Strategi & Taktik Penagihan Kredit/ Piutang Macet Secara Dini & Terintegrasi Serta Efisien & Efektif

[X]
×