kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.655.000   -18.000   -0,67%
  • USD/IDR 17.944   52,00   0,29%
  • IDX 6.101   -15,36   -0,25%
  • KOMPAS100 796   1,04   0,13%
  • LQ45 598   -0,77   -0,13%
  • ISSI 212   -1,29   -0,61%
  • IDX30 338   -0,72   -0,21%
  • IDXHIDIV20 413   -2,81   -0,68%
  • IDX80 90   0,11   0,12%
  • IDXV30 111   -0,72   -0,65%
  • IDXQ30 108   -0,25   -0,23%

Pemerintah nyatakan musim kering masih aman


Rabu, 05 September 2012 / 15:30 WIB
ILUSTRASI. Manchester United dan Liverpool bersaing bidik Piotr Zielinski dari Napoli


Reporter: Dea Chadiza Syafina | Editor: Edy Can

JAKARTA. Pemerintah menyatakan kekeringan yang terjadi di sawah-sawah saat ini masih dalam tahap aman. Direktur Jenderal Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum Mohammad Hasan mengatakan elevasi air di waduk-waduk besar masih aman.

"Di Waduk Jatiluhur, Purwakarta elevasi air masih aman hingga Desember tanpa hujan," kata Hasan di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (5/9).

Hanya saja, lanjut Hasan, pemerintah menerapkan sistem rotasi pengairan untuk mengantisipasi kekeringan. Menurut Hasan, jika 2 kubik air untuk satu hektare sawah maka sekarang diturunkan 0,8 kubik per hektare.

Selain itu, Hasan mengatakan antisipasi musim kering dilakukan dengan pengairan bergiliar. Menurutnya, langkah-langkah ini juga untuk menghemat persediaan air. "Memang yang agak mengkhawatirkan adalah di Cirebon karena belum ada bendungan besar. Tapi langkah pengairan bergilir bisa diterapkan," ujar Hasan.

Untuk itu pemerintan saat ini mempercepat pembangunan Waduk Jatigede untuk pasokan pengairan di Jawa Barat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×