kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.664.000   -36.000   -1,33%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Pemerintah manfaatkan lahan rawa untuk menanam padi


Selasa, 02 Agustus 2011 / 18:17 WIB
ILUSTRASI. Moonton rombak hero tank dan MM di patch terbaru Mobile Legends, Roger di-nerf!


Reporter: Herlina KD | Editor: Edy Can

JAKARTA. Meski panen padi di musim rendeng sudah usai, Kementerian Pertanian optimis produksi beras nasional tahun ini masih bisa tercapai. Pasalnya, pada musim kemarau, ada penambahan lahan padi di areal rawa.

Menteri Pertanian Suswono mengatakan musim kemarau yang terjadi saat ini membuat lahan rawa yang biasanya tergenang air memungkinkan untuk ditanami padi. "Khususnya lahan rawa di Kalimantan Selatan dan Sumatra Selatan, ada potensi lahan rawa totalnya sekitar 300.000 hektare," jelasnya seusai rakor di Menko Perekonomian Selasa (2/8).

Sedangkan untuk lahan tadah hujan, ia bilang Kementerian Pertanian akan melakukan pompanisasi. "Kami akan memberi pompa kepada para petani untuk daerah-daerah yang sudah mulai kekeringan dan ada smber air," jelasnya.

Dengan upaya ini, Suswono berharap target produksi padi tahun ini masih bisa tercapai. Apalagi, berdasarkan data angka ramalan II yang dilansir BPS produksi padi tahun ini naik 2,4%. "Jadi kalau dari sisi produksi akan ada surplus sekitar 4,5 juta ton - 5 juta ton setara beras," jelasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×