kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.603.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.032   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.236   49,76   0,80%
  • KOMPAS100 817   5,56   0,69%
  • LQ45 621   2,39   0,39%
  • ISSI 215   1,38   0,65%
  • IDX30 350   1,18   0,34%
  • IDXHIDIV20 430   0,35   0,08%
  • IDX80 93   0,50   0,54%
  • IDXV30 118   0,33   0,28%
  • IDXQ30 112   0,18   0,16%

Pemerintah Berencana Revisi Tarif PNBP Batubara Hingga Nikel, Ini Penyebabnya


Sabtu, 15 Maret 2025 / 08:23 WIB
Pemerintah Berencana Revisi Tarif PNBP Batubara Hingga Nikel, Ini Penyebabnya
ILUSTRASI. Pemerintah lakukan intensifikasi PNBP SDA khususnya dari komoditas batubara, nikel, timah, bauksit dan satgas sawit.


Reporter: Dendi Siswanto | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID-JAKARTA. Pemerintah semakin serius dalam mengoptimalkan penerimaan negara melalui peningkatan pendapatan negara bukan pajak (PNBP) dari sektor Sumber Daya Alam (SDA) pada tahun 2025.

Wakil Menteri Keuangan Anggito Abimanyu mengatakan bahwa pemerintah akan melakukan intensifikasi PNBP SDA khususnya dari komoditas batubara, nikel, timah, bauksit dan satgas sawit.

Ia menyebut, intensifikasi tersebut akan mencakup perubahan tarif, layering maupun harga batubara acuan (HBA).

"Nanti kita akan segera menyampaikan perubahan kebijakan tarif dan layering maupun harga batubara acuan. Nanti mudah-mudahan bisa segera diterima oleh media mengenai kebijakan baru tersebut," ujar Anggito dalam Konferensi Pers di Jakarta, Kamis (13/3).

Baca Juga: Mampukah Setoran PNBP Jadi Andalan di Tengah Penurunan Penerimaan Pajak?

Sebagai informasi,  Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat realisasi penerimaan negara bukan pajak (PNBP) hingga akhir Februari 2025 hanya mencapai Rp 76,4 triliun atau 14,9% dari target APBN 2025.

Sayangnya, realisasi tersebut mengalami penurunan 4,5% jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun lalu sebesar Rp 80 triliun.

Nah, untuk  PNBP SDA migas hanya terkumpul Rp 17,5 triliun atau turun 1,7%. Hal ini dipengaruhi oleh penurunan ICP serta lifting gas bumi akibat penyusutan produksi alamiah.

Kemudian, PNBP SDA Nonmigas tercatat Rp 16.3 triliun atau turun 7,2% yang dipengaruhi oleh penurunan harga dan produksi batubara.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×