kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Pemerintah Berencana Revisi Tarif PNBP Batubara Hingga Nikel, Ini Penyebabnya


Sabtu, 15 Maret 2025 / 08:23 WIB
Pemerintah Berencana Revisi Tarif PNBP Batubara Hingga Nikel, Ini Penyebabnya
ILUSTRASI. Pemerintah lakukan intensifikasi PNBP SDA khususnya dari komoditas batubara, nikel, timah, bauksit dan satgas sawit.


Reporter: Dendi Siswanto | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID-JAKARTA. Pemerintah semakin serius dalam mengoptimalkan penerimaan negara melalui peningkatan pendapatan negara bukan pajak (PNBP) dari sektor Sumber Daya Alam (SDA) pada tahun 2025.

Wakil Menteri Keuangan Anggito Abimanyu mengatakan bahwa pemerintah akan melakukan intensifikasi PNBP SDA khususnya dari komoditas batubara, nikel, timah, bauksit dan satgas sawit.

Ia menyebut, intensifikasi tersebut akan mencakup perubahan tarif, layering maupun harga batubara acuan (HBA).

"Nanti kita akan segera menyampaikan perubahan kebijakan tarif dan layering maupun harga batubara acuan. Nanti mudah-mudahan bisa segera diterima oleh media mengenai kebijakan baru tersebut," ujar Anggito dalam Konferensi Pers di Jakarta, Kamis (13/3).

Baca Juga: Mampukah Setoran PNBP Jadi Andalan di Tengah Penurunan Penerimaan Pajak?

Sebagai informasi,  Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat realisasi penerimaan negara bukan pajak (PNBP) hingga akhir Februari 2025 hanya mencapai Rp 76,4 triliun atau 14,9% dari target APBN 2025.

Sayangnya, realisasi tersebut mengalami penurunan 4,5% jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun lalu sebesar Rp 80 triliun.

Nah, untuk  PNBP SDA migas hanya terkumpul Rp 17,5 triliun atau turun 1,7%. Hal ini dipengaruhi oleh penurunan ICP serta lifting gas bumi akibat penyusutan produksi alamiah.

Kemudian, PNBP SDA Nonmigas tercatat Rp 16.3 triliun atau turun 7,2% yang dipengaruhi oleh penurunan harga dan produksi batubara.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×