kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.550.000   -4.000   -0,16%
  • USD/IDR 18.080   20,00   0,11%
  • IDX 5.388   59,54   1,12%
  • KOMPAS100 697   10,48   1,53%
  • LQ45 545   8,81   1,64%
  • ISSI 183   1,92   1,06%
  • IDX30 305   4,36   1,45%
  • IDXHIDIV20 400   6,31   1,60%
  • IDX80 80   1,24   1,57%
  • IDXV30 111   1,31   1,20%
  • IDXQ30 101   1,89   1,91%

Pemerintah batal kirim draf omnibus law, ini kata Aprindo


Kamis, 30 Januari 2020 / 05:50 WIB


Reporter: Rahma Anjaeni | Editor: Tendi Mahadi

Adapun, terkait dengan keterlambatan ini Roy menilai Ia tidak melihat adanya kekhawatiran atau keraguan pemerintah dalam mengirimkan draf Omnibus Law. 

Alasannya, tidak ditemukan adanya kejanggalan dari berbagai agenda focus group discussion (FGD) ataupun paparan dari pertemuan yang ia datangi.

Baca Juga: Pengalihan wewenang pemberian insentif fiskal ke BKPM percepat prosedur investasi

Justru Roy melihat kemungkinan adanya revisi ini dari segi redaksional yang masih perlu dirapikan. Namun, jika dari sisi pemerintah, Roy menilai semua memiliki semangat yang sama.

"Selama ini semuanya semangat untuk melakukan reformasi terhadap berbagai peraturan daerah yang tumpang tindih dan menghambat pertumbuhan ekonomi maupun pelaku usaha," kata Roy.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×