kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.613.000   -9.000   -0,34%
  • USD/IDR 18.096   61,00   0,34%
  • IDX 6.131   -55,20   -0,89%
  • KOMPAS100 800   -7,14   -0,88%
  • LQ45 608   -4,53   -0,74%
  • ISSI 212   -1,96   -0,92%
  • IDX30 342   -2,78   -0,81%
  • IDXHIDIV20 423   -3,94   -0,92%
  • IDX80 91   -0,74   -0,80%
  • IDXV30 116   -0,67   -0,57%
  • IDXQ30 110   -0,83   -0,75%

Pelaku usaha berharap Omnibus Law bisa segera diimplementasikan


Minggu, 16 Februari 2020 / 19:54 WIB
ILUSTRASI. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto (tengah) menyerahkan surat presiden (surpres) tentang Rancangan Undang-undang (RUU) Cipta Kerja kepada pimpinan DPR Puan Maharani


Reporter: Muhammad Julian | Editor: Anna Suci Perwitasari

Terpisah, Wakil Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Bidang Hubungan Internasional Shinta Widjaja Kamdani mengapresiasi langkah pemerintah mengeluarkan Omnibus Law guna mendukung dunia usaha.

Menurutnya, semangat yang dibawa dalam Omnibus Law berpeluang mendorong pertumbuhan kinerja industri dalam negeri di semua sektor, terutama pada sektor-sektor yang memang menjadi prioritas pemerintah.

Shinta berharap, pemerintah tidak akan mengeluarkan kebijakan-kebijakan yang tidak dikonsultasikan sebelumnya dengan para pemangku kepentingan ataupun mengeluarkan kebijakan populis yang tidak memberikan perbaikan riil dan signifikan terhadap iklim usaha nasional.

Baca Juga: Unduh draf lengkap RUU Omnibus Law, ikut awasi pembahasannya

Selain itu, ia juga menegaskan bahwa pemerintah perlu memonitor dan memastikan konsistensi pelaksanaan Omnibus Law di lapangan agar pengimplementasiannya bisa berjalan secara berkelanjutan.

“Perbaikan ini harus berlangsung secara sustainable, bukan hilang sementara lalu lama-lama muncul lagi,” jelas Shinta.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Legacy Data-Driven Forecasting: Prediksi Penjualan Lebih Akurat, Keputusan Bisnis Lebih Tepat

[X]
×